
Padang, Scientia – 8.970 orang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Sumbar reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. Anggota Komite I DPD RI, Leonardy Harmainy mengatakan ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah provinsi dan KPU.
Hasil pengujian terhadap 108.783 orang, 8.970 orang dinyatakan reaktif dan masih ada 59.689 KPPS yang hasilnya belum keluar. Setelah dites Swab 166 orang, didapat 19 orang yang positif Covid-19.
“Hasil Rapid test reaktif menunjukkan yang bersangkutan harus menjalani Swab test. Hasilnya pun harus diumumkan segera. Ini untuk menjamin pilkada aman dari penyebaran Covid-19,” ujar Leonardy.
“Beruntung para anggota KPPS di Sumbar bisa melakukan tes Swab gratis. Tentunya fasilitas dari Pemprov. Manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Mereka bisa Swab gratis Rumah Sakit Unand, Rumah Sakit Bhayangkara, puskesmas, Pusat Veteriner Baso dan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Untuk itu, KPU menggandeng media untuk meningkatkan sosialisasi dengan harapan agar tingkat partisipasi pemilih tinggi meski dilakukan di masa pandemi Covid-19. Sosialisasi saat ini lebih banyak dilakukan melalui media cetak, radio, televisi, online dan media sosial.(pzv/rls)

Tinggalkan Balasan