
Pariaman, Scientia– Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemuda (GP) Ansor Padang Pariaman, Zeki Aliwardana ingatkan penyelenggara untuk selalu menjaga integritas dan independensi lembaga dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2020. Jika terjadi pelanggaran harus ditindak secara tegas.
“Penyelenggara tidak boleh memiliki keterpihakan kepada siapapun, sebab hal ini dapat merusak nama baik kelembagaan dan merugikan masyarakat,” ujar Zeki saat dihubungi Scientia.id
Dikatakan Zeki, Aparatur Sipil Negara (ASN), Wali Nagari, Kepala Desa dan seluruh aparat pemerintah sebagai pihak yang telah disumpah, juga harus menunjukkan sikap netralitasnya demi keefektifitasan penyelanggaraan Pilkada.
“Saya ingatkan, jangan sampai Pilkada terhenti karena keteledoran aparat pemerintahan dan Penyelenggara,” kata Zeki.
Kepala Markas Banser Sumbar itu juga menegaskan bahwa GP Ansor dan Banser berkomitmen untuk terus melakukan gerakan monitoring, pengawasan, dan controlling terhadap setiap aktivitas yang dilakukan oleh penyelenggara.
“Gp Ansor akan mengawal seluruh tahapan, jika terdapat pelanggaran harus diselesaikan secara hukum,” tegasnya
Sementara itu Ketua GP Ansor Padang Pariaman, Alva Anwar menambahkan, pihaknya akan membentuk satuan tugas pengawasan penyelenggaraan Pilkada dan Pilgub 2020 mendatang.
”kita kan mencari pemimpin yang lebih baik, tentu prosesnya juga harus dikawal sehingga tidak merugikan mayarakat,” kata Alva.

Tinggalkan Balasan