
Payakumbuh, Scientia-— Randang merupakan salah satu makanan pavorit di Sumbar. Maka selayaknyalah catatan tentang randang ini didokumentasikan menjadi sebuah buku. Begitu juga tentang Nagari yang ada di Payakumbuh perlu dipahami dan dipelajari oleh generasi muda.
Sebagai bentuk doumentasi terhadap karya tersebut, Kadisparpora kota Payakumbuh Andiko Jumarel dan Kabid Kebudayaan Doni Saputra, menyerahkan buku Payakumbuh The City Of Rendang dan Literasi Adat Barih Balobeh 10 Nagari kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita di ruangan BI Corner, Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Senin (27/7).
Prima mengucapkan terima kasih kepada Andiko atas pemberian kedua buku tersebut.
“Semoga buku ini bisa menambah koleksi buku dan meningkatkan minat baca serta menambah wawasan serta ilmu pengetahuan warga kota Payakumbuh,” ungkap Prima.
Sementara itu, Kabid kebudayaan Doni Saputra bersama Kasi Budaya Hadiati serta Kasi cagar budaya Yola Apripeli juga membagikan buku-buku tersebut ke perpustakaan sekolah- yang ada di Kota Payakumbuh.
“Literasi tentang randang sudah ada, ini adalah bentuk dukungan dan keseriusan Pemko Payakumbuh dalam menjadikan randang sebagai icon kota kita, apalagi buku Literasi Adat, semoga menarik minat anak muda belajar tentang 10 Nagari di Payakumhuh,” ungkap Andiko Jumarel.

Tinggalkan Balasan