Puisi-puisi Rilen Dicki Agustin

Memasak Kopi Cinta

 

Pagi-pagi, aku

sudah menangis melewati pancuran

Memasak air untuk segelas kopi

di bola mata yang kantuk

Karena cinta yang hitam berujung tragis

kepada kepahitan

Yang membentur remuk di kepala

 

Namun, cinta yang manis tetap berbuah manis

Walaupun kopi cinta menghasilkan kata pahit

Kata pahit itu murni tanpa gula

Kopi cinta menjadi kopi yang indah di pagi hari

Sembari membaca diri kekasihku yang sedang di pangkuan

 

O,  kekasihku

Kau kubaca dengan kopi cinta

Menikmati gelut sepasang burung merpati

Dengan lagu cinta di perbukitan

Menambah mesra sepasang burung merpati

Begitu pun aku,

Semakin mesra membolak-balik lembaran kenangan, kekasihku

(Padang,  2020)

 

Gombal dan Cinta

 

Gombal ialah cinta

Cinta ialah gombal

Yang banyak menggantung di ranting-ranting pohon cemara

Sebagaimana janji cinta tanpa rasa

 

Namun, cinta ialah daun

Daun ialah cinta

Sebab, daun yang jatuh ke tanah

Tidak pernah membenci angin kata Tere Liye

Dan tanah tidak pernah membenci daun

 

Mereka tetap menjadi gombal penuh cinta

Sehingga gombal tidak tersurat pada kata cinta

Melainkan tersirat pada

makna cinta yang sebenarnya

 

Sehingga gombal itu banyak

berserak dari mulut menuju hati insan

Kemudian sulit dipisahkan

antara benar-benar gombalan

dan cinta yang sungguhan

(Padang,  2020)

 

Kehidupan Kering di Ujung Daun Kelapa

 

Ujung daun kelapa kehidupan kering,

menguning perlahan

Tak ada air kehidupan yang menyirami rutin

Yang ada hanya sebatas air hujan, sesekali air kencing sembarangan

Kehidupan daun mana lagi yang akan kering setelah ini?

 

Aku takut, air yang selama ini aku gunakan

turun jadi air bekas mencuci

Bahkan air bekas toilet

 

Sebab, orang-orang tak lagi peduli

Semaunya melampiasi,

Sekalipun kehidupan di daun kelapa meranggas

Ia tetap tak peduli

 

Kehidupan daun mana lagi yang akan kering setelah ini?

(Padang, 2020)

 

Biodata Penulis

Rilen Dicki Agustin lahir pada tanggal 10 Agustus di Pasaman, Sumatera Barat. Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Andalas ini gemar menulis puisi sejak di bangku SMA. Puisinya telah terbit di berbagai media, baik media cetak maupun media online seperti Singgalang, Haluan, Rakyat Sumbar, Riau Pos, Medan Pos, Radar Cirebon, Cakra Bangsa, Detik News, BMR FOX, Banaranmedia.com, Beranda.org, Scientia.id, Becik.id, Salmahpublishing.com, Lebur.id, dan Ceritasantri.id. Ia bisa dihubungi melalui HP/WA:0822 6897 7196.

 


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *