Komisioner KPU Padang Pariaman, Divisi Teknis, Ory Sativa Syakban.
Padang Pariaman, Scientia– KPU Padang Pariaman memaksimalkan penggunaan Media Sosial (Medsos) untuk sosialisasi dan Pendidikan Pemilih selama Pandemi. Saat ini Fanspage KPU Padang Pariaman memiliki 12,6 ribu pengikut dan telah menjangkau lebih dari 86 ribu pembaca Medsos di pariaman.
“Kami mengklaim, jumlah follower itu terbesar di Indonesia untuk tingkatan KPU Kab/kota,” ujar Komisioner Divisi Teknis, Ory Sativa Syakban kepada Scientia.id.
Ory mengatakan, Fanspage itu dikelola oleh tim kreator Medsos yang diberi SK oleh KPU padang pariaman. KPU juga memiliki buzzer hampir 400 orang, yakni ppk dan pps.
“Mereka memviralkannya melalui grub-grub di facebook yang terhubung. Seluruh follower adalah pemilik akun Medsos asli dan tidak berbayar,” kata Ory
Menurutnya, Kebutuhan informasi tentang kepastian penyelenggaraan pemilihan sangat banyak diminati. Karena adanya adaptasi yang memungkinkan orang untuk tidak berkumpul, maka medsos salah satu solusinya.
Banyak konten dan narasi yang disajikan seperti informasi tahapan pemilihan, program kerja, penerimaan pendaftaran calon pemyelenggara dan peserta pemilihan. Kemudian update informasi dan klarifikasi, ajakan mennggunakan hak pilih, serta hasil keputusan KPU Padang Pariaman.
“Semua konten dan narasi tersebut ada yang dibuat dalam bentuk flayer, video dan bentuk twibbownize,” jelas Ory
Diaampaikan Ory, dalam waktu dekat akan dilakukan bimtek dengan PPK dan PPS untuk memaksimalkan kinerja sosialisasi melalui medsos. KPU optimis akan mampu memperoleh 25 ribu follower hingga menjelang pelaksanaan pilkada.
Selain menggunakan medsos, KPU juga memasifkan sosialisasi kepada pemilih melalui berbagai kegiatan berbasis warga, keluarga, dan pemuda. Pihak KPU optimis, partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 jauh lebih tinggi dibandingkan pilkada 2015.(YRP)

Tinggalkan Balasan