
Dharmasraya, Scientia –Puluhan Pemuda Dharmasraya melakukan aksi damai di halaman kantor bupati Dharmasraya, Selasa (27/10). Aksi ini dilaksanakan sebagai momentum sumpah pemuda dengan tema “Pemuda sebagai Penggerak bukan Pendengar”. Aksi dilakukan oleh pemuda yang tergabung dengan KNPI Dharmasraya, OKP, dan Aliansi Mahasiswa Dharmasraya baik itu yang kuliah di luar kabupaten maupun provinsi. Aksi ini menampilkan puisi yang dibacakan oleh Annisa Putri, Wulandari, Pangedoan, dan Anggi dari kampus STITNU, serta Mawar dari kampus UPI Padang.
Koordinator Lapang Aksi Sumpah Pemuda, Acmal mengatakan aksi ini dimulai dari GOR dengan tujuan kantor bupati yang dikawal oleh Kepolisian Resort Dharmasraya.
Selama di kantor bupati, pemuda menyanyikan lagu Indonesia raya dan seterusnya membacakan Sumpah Pemuda yang dipimpin langsung oleh koordinator umum.
Selanjutnya Koordinator Aksi, Abdi menyampaikan orasinya tentang kepemudaan dengan lantang. Pemuda harus bangun membuka mata dan mengontrol pemerintah daerah.
“Kami sebagai penyambung lidah dari kontrol sosial masyarakat kepada pemerintahan”, tegasnya.
Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, tujuan aksi ini juga meminta kepada pemerintahan daerah untuk memperhatikan para pemuda.
Sementara itu, Plt Bupati Dharmasraya, Amrizal Datuak Rajo Medan, mengapresiasi kegiatan pemuda yang telah memantau kinerja pemerintah daerah termasuk aksi damai dalam menyampaikan aspirasinya.
“Terima kasih atas perhatian pemuda Dharmasraya, semoga daerah ini semakin maju”, tutupnya.(Tnl)

Tinggalkan Balasan