
Pariaman, Scientia- Ketua DPD KNPI Kota Pariaman, Febrian Mirdani mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Implementasi sumpah pemuda pada masa Covid-19 diarahkan untuk memutus mata rantai Covid-19 dan kampanye penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Biasanya kita melaksanakan kegiatan tatap muka yang melibatkan pemuda dalam bentuk upacara. Namun, kondisi saat ini, kita tidak melaksanakannya,” ujar Bibil panggilan akrab Febrian, di Pariaman. Rabu, (28/10)
Dikatakan Febrian, hakikat peringatan sumpah pemuda bukanlah dengan kegiatan seremonial dan pertemuan saja. Membantu memulihkan kondisi Covid-19 dengan segala daya dan upaya, merupakan bentuk peran pemuda terhadap negara.
“Pandemi sekarang ini, merupakan tantangan bagi pemuda untuk terus bergerak. Tapi, Jangan berpatokan dan takluk pada situasi, harus semangat menciptakan inovasi perubahan,” kata Febrian.
Menurutnya, Penerapan protokol kesehatan adalah perubahan yang harus dilakukan. Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan selalu menjaga jarak terus diterapkan. Aktivitas yang mendatangkan keramaian, atau berkerumun juga dihindari.
“Terus kampanyekan, ajaklah masyarakat untuk mematuhi dan menaatinya,” katanya
Sementara, Febrian mengajak seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP), bersama-sama memutus penyebaran virus corona. Mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari penyebaran virus Covid-19.
“Sesuai tema peringatan sumpah pemuda, kita atas nama pemuda harus bangkit dan bersatu. Bangkit menekan penyebaran Covid-19 dan bersatu menerapkan protokol kesehatan,” ajaknya.(YRP)

Tinggalkan Balasan