Puisi-puisi Apriwanto

RINDU LINGKARAN

Saat  semuanya  saling sapa

Saling bahagia

Berbagi tanpa kenal nama

Laksana penyu dengan cangkangnya

 

Saat semuanya menemukan manisnya ukhuwah

Laksana semut dengan gula

Saat semuanya telah berubah pada zonanya

Laksana kopi tanpa gula hingga hitam semu semata

Padang, 2020

 

HIDUP SEKALI

Hidup seperti lebah

Tidak merugikan manusia

Bermanfaat bagi sesama

Berbekas hingga ke surga

Hidup bukan sekedar singgah

Hidup perantauan sementara

Gelombang dahsyat di depan mata

Kayuh erat dengan iman taqwa

Hidup adalah perjuangan

Bukan pertolongan

Bukan mengemis di jalanan

Usaha akan terbuka jalan

Hidup adalah proses

Bekal panjang dalam sanubari

Surga impian di hati

Padang, 2020

 

RINDU SEMU

Aku terpukau pada senyumanmu

Maskermu erat kian kemari

Bunga tersenyum pagi hari

Senyummu indah bagai mentari

 

Menari kupu-kupu pagi hari

Burung berkicau tana henti

Laut bergelombang dahsyat sekali

Dunia memang mempesona dan seksi

Menguji iman tana henti

 

Dunia terang menerangi

Kedip jalanan berlalu pergi

Oh Dunia

Kejamnya dirimu?

Padang, 2020

 

SUNYI  TANPAMU

Sunyi,

Lewat malam kusampaikan

Lewat siang kuteriakkan

Lewat hujan kutitipkan salam

Lewat mentari membayangi

 

Sunyi,

Di mana engkau berada?

Entah berantah kau siapa

Engkau di mana?

 

Sunyi ,

Aku ingin tahu

Sudahkah kau rela dirindu?

Sampaikan sepertiga tujuanmu

Padang, 2020

 

Apriwanto, S. Hum, akrab dipanggil Tinto lahir pada 27 April 1996 di Padang XI Punggasan Kec. Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan. Saat ini, ia mahasiwa Pascasarjana Universitas Andalas dan menjabat sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Linggo Sari Baganti (IMPPLISBA). Puisinya pernah terbit di berbagai media dan buku yang telah terbit Antologi Puisi Senandung Mujahid. Untuk berkenalan, boleh via media sosial FB, Ig, dan YouTube dengan nama Apriwanto.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *