Kemenkes Siapkan Strategi Fasilitas Kesehatan Covid-19

Kemenkes Siapkan Strategi Fasilitas Kesehatan Covid-19
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Wakil Mentetri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono di Jakarta. Jum’at (25/12)

Jakarta, Scientia– Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menyiapkan strategi antisipatif untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Saya ingin memastikan tempat tidur (TT), ICU, tenaga kesehatan (nakes), APD dan obat-obatannya siap. Jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin usai mengecek fasilitas kesehatan di RSCM.

Kemenkes juga mengoptimalisasi tempat tidur milik RSUD dan RS swasta. Kemudian penambahan tempat tidur khusus Covid-19 di RS non RSUD dan penambahan RS rujukan baru.

“Penambahan 740 tempat tidur baru untuk di ruang ICU dan isolasi di RS vertikal Kemenkes. Kemudian penataan kembali sistem rujukan yankes Covid-19,” kata Budi.

Di samping itu, Kemenkes telah menyediakan anggaran bagi RS untuk pengadaan obat, alat kesehatan dan APD. Obat-obatan juga telah disalurkan kepada 34 dinas kesehatan provinsi dan 852 RS.

“Berdasarkan perhitungan di RS, persediaan obat-obatan saat ini masih cukup untuk kebutuhan 3 bulan ke depan,” sampainya.

Selanjutnya, langkah lain yaitu penguatan implementasi protokol tata laksana Covid-19 di fasyankes dan mengubah ruang perawatan umum menjadi ruang perawatan Covid-19.

“Juga akan didirikan tenda darurat di RS untuk perawatan pasien dan mendirikan RS lapangan/ darurat Covid-19 di daerah,” sebut Budi.

Budi juga menekankan pentingnya memastikan seluruh nakes terlindungi dan tertangani dengan baik. Mulai dari asupan gizi sampai memastikan nakes tidak kelelahan.

“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang harus kita pastikan dan maksimalkan perlindungan bagi mereka. Kewajiban kita untuk melindungi mereka,” tegas Budi.

Menkes juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan Prokes di masa liburan. Menurutnya, ini adalah kunci utama agar untuk menekan kenaikan kasus Covid-19.

“Terus pastikan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Ini yang harus kita lakukan terus, untuk mencegah jangan sampai keluarga kita terkena Covid-19,”tutupnya.(yrp)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *