JPS: Terimakasih Pak Irwan Prayitno

Jaringan Pemred Sumbar (JPS) mempersembahkan kegiatan 'Terimakasih Pak Gubernur IP,' Jumat (25/1 di) Hotel Daima Padang. [Foto: Dok. JPS]
Jaringan Pemred Sumbar (JPS) mempersembahkan kegiatan ‘Terimakasih Pak Gubernur IP,’ Jumat (15/1) di Hotel Daima Padang. [Foto: Dok. JPS]
Padang, Scientia – Hampir 10 tahun Irwan Prayitno memimpin Sumatera Barat. Sebagai seorang gubernur, Irwan dinilai menerapkan kepemimpinan yang berkarakter dan berhasil merevitasilasi Sumbar setelah diterjang bencana gempa dan berbagai isu pembangunan. Tak dipungkiri, ucapan terimakasih pun kini santer terdengar.

Hari ini, Jumat (15/1), Jaringan Pemred Sumbar (JPS) mempersembahkan kegiatan bertajuk ‘Terimakasih Pak Gubernur IP.’ Bertempat di Hotel Daima Padang, Anggota DPD RI Leonardy Harmainy yang juga merupakan Penasehat JPS Sumbar mengapresiasi kegiatan JPS hari ini sebagai bentuk kearifan lokal yang hebat.

“Inj pertama ada kelompok pemred mengapresiasi pemimpin daerah yang akan mengakhiri tugasnya. Selama ini tidak pernah ada kegiatan terimakasih kepada Pak Gubernur-nya, ” ujar Leonardy.

JPS sebagai komunitas adalah kekuataan dalam ikut jadi corong program pembangunan pemerintahan.

“Support selalu kegiatan pembangjan karena itu positif tapi tetap tak mengurangi kritisi selalu insan pers, ” ujar Leonardy.

“Kegiatan ini full untuk Pak Gubernur IP, JPS menilai ada nilai kepemimpinan berkarakter di milik Pak Gubernur IP. Tidak mudah menjadi pemimpin di Sumbar, apalagi awal memimpin Pak IP, Sumbar porak poranda karena gempa dan di setahun akhir masa jabatan Pak IP kondisi negeri dilanda pandemi COVID-19. Tentu ini butuh strong leader yang hebat, Sumbar bersyukur memiliki pemimpin Pak IP, “ujar Kordinator JPS Sumbar Heri Sugiarto.

Host kegiatan Isa Kurniawan juga mengatakan kegiatan JPS bulanan ini selain mengangkat tema Terima Kasih Pak Gubernur IP.

“Juga melaunching Koperasi Serba Usaha Jaringan Pemred Sumbar, tentu adanya lembaga soko guru ini bisa memberi andil pengautan ekonomi anggota dan masyarakat luas umumnya, “ujar Isa Kurniawan. (rls)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *