Wakil Gubernur Dorong Percepatan Pembangunan Mentawai

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Jalan Trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Senin (18/1) lalu. [Foto: Dok. DiskominfoSB]
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Jalan Trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Senin (18/1) lalu. [Foto: Dok. DiskominfoSB]
Mentawai, Scientia – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memanfaatkan sisa masa jabatannya untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai berjalan lancar.

Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendampingi kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Barat ke Kepulauan Mentawai dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Jalan Trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (18/1) lalu.

Berkaitan dengan Peraturan Presiden No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020 – 2024 yang menyatakan bahwa paket infrastruktur jalan Trans Mentawai di Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat di danai senilai Rp716 miliar perlu dikawal realisasinya.

“Bahwa kehadiran kami adalah dalam rangka evaluasi, karena tadi disampaikan bahwa saya akan berakhir pada tanggal 12 ke depan. Saya rasa tidak ada lagi waktunya bagi kita untuk mengunjungi Mentawai,” ucap Nasrul Abit.

Wakil Gubernur menyapaikan perlunya percepatan pelaksanaan pembangunan jalan trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai melalui rapat koordinasi dan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai guna mengevaluasi tahapan-tahapan yang sudah dilaksanakan, mengetahui permasalahan dan melihat kondisi terakhir pembangunan.

Di samping itu Wagub juga sampaikan dalam pertemuan terakhir dengan pak Joko dari Asdep, anggaran Rp716 miliar ini baru sebagian, masih banyak lagi peluang-peluang lain untuk Mentawai.

“Jadi apa artinya, walaupun sudah ada keputusan presiden kalau tidak dijemput bola, kalau tidak dilakukan lobi juga tidak berarti apa-apa, karena orang sekarang rebutan, negeri ini juga awalnya dalam kondisi sulit. Nah, jadi dengan berbagai alasan, maksud saya kita harus gigih perjuangan terus,” tegas Wagub.

Jalan Trans Mentawai adalah jalan poros yang membelah empat pulau utama di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang akan menjadi jalan nasional. Sehingga untuk beberapa tahun ke depan, seluruh gugus pulau di Mentawai sudah terkoneksi.

Pembangunan jalan Trans Mentawai sudah dimulai sejak 2013. Terdapat total 405,2 km panjang Trans Mentawai yang ditargetkan selesai dan tersebar di empat pulau besar (Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan).

Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinas Teknis Provinsi, Forkompimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. (rls, IS/MMC DiskominfoSB)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *