RSUP M Djamil Akan Gunakan Aplikasi Absensi Online Diskominfo Sumbar

Sosialisasi absensi online di Command Center Diskominfo Sumbar, Jumat (29/1). [Foto: Dok. DiskominfoSB]
Sosialisasi absensi online di Command Center Diskominfo Sumbar, Jumat (29/1). [Foto: Dok. DiskominfoSB]
Padang, Scientia – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang rencanakan pemakaian Aplikasi Absensi Online (Abon) di lingkungan rumah sakit. Pemakaian Abon dilingkungan RSUP Dr. M. Djamil sangat efektif ditengah pandemi seperti sekarang.

Aplikasi yang digagas pertama kali oleh Diskominfo Sumbar, tidak bisa dipungkiri memiliki peran yang sangat penting saat pandemi seperti sekarang. Aplikasi absensi online merupakan aplikasi yang berfungsi untuk merekap absensi kehadiran dari pegawai di lingkup Pemprov Sumbar.

“Dengan adanya Abon ini, pimpinan bisa mengecek riwayat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), jadi kita bisa tahu persentase kehadiran ASN tanpa bisa direkayasa,” ujar Lizda Handayani Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi dalam sosialisasi Absensi Online di Command Center Diskominfo Sumbar, Jumat (29/1).

Baca:

Selain itu aplikasi absebsi online juga bisa meminimalisir penularan Covid-19. Pada pengambilan absen yang lama yaitu dengan meggunakan mesin fingert print, beresiko terjadinya penularan Covid-19 melalui melalui tangan. Dengan adanya aplikasi absensi online ini, pegawai cukup menggunakan gadget-nya masing-masing untuk mengambil absen.

Hal inilah yang membuat pihak manajemen rumah sakit Dr. M. Djamil Padang tertarik untuk menggunakan aplikasi absensi online untuk semua karyawannya.

“Saat pandemi seperti inilah yang membuat kami tertarik untuk menggunakan aplikasi absensi online, dimana pelayanan bisa kita maksimalkan, protokol kesehatan bisa tetap dijalankan,” kata dr. Dovi Djonas, Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan RSUP Dr. M. Djamil.

Aplikasi online ini akan diujicoba di lingkungan RSUP Dr. M. Djamil selama beberapa bulan ke depan.

“Alhamdulilah ini sesuatu yang baik, saya berharap semua kita bekerja sama bisa saling membantu, agar aplikasi ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal,” ucap dr. Dovi Djonas mengakhiri. (rls, RYH/MMC DiskominfoSB)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *