![Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. [Foto: Dok. DPD RI]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/01/WhatsApp-Image-2021-01-23-at-17.55.32.jpeg)
“Di negara demokrasi seperti Indonesia, pers menjadi kekuatan atau pilar keempat dalam demokrasi, setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Artinya kekuatan pers turut diperhitungkan. Dan itulah pentingnya kita memiliki insan-insan pers berkualitas,” ujarnya.
Baca:
- Puncak HPN 2021, Cara Media dan Pemerintah Mengakselerasi Ekonomi
- Puncak HPN, 9 Wartawan Senior Terima Anugerah PCNO
- Jelang HPN, PWI Bengkulu Nyatakan Sikap
LaNyalla berharap pers harus menjadi penyeimbang.
“Jalankan fungsi pers dengan baik, sebagai wadah untuk memberikan edukasi atau pembelajaran kepada masyarakat. Prinsip cover both side pun harus dipegang teguh agar pemberitaan bisa selalu berimbang tanpa menghakimi,” katanya.
Sosok yang dikenal dekat dengan insan pers ini juga berharap pers menjadi yang terdepan dalam menghadapi hoax.
“Pers harus jadi yang terdepan dalam menangkal hoax. Sebagaimana kita ketahui, hoax kian menjamur seiring dengan berkembangnya media sosial. Masyarakat harus mendapatkan informasi akurat, dan pers memikul peran tersebut,” katanya. (rls)
Tinggalkan Balasan