
Pagaruyung, Scientia – Guna mempercepat pencapaian target dan tujuan pembangunan berkelanjutan di Tanah Datar, pemerintah kabupaten setempat menggelar konsultasi publik di Aula Eksekutif Bupati di Pagaruyung, Senin (15/2). Konsultasi ini sekaligus ditujukan untuk mengakomodir isu strategis yang mencakup isu lingkungan hidup, ekonomi, sosial, hukum dan tata kelola daerah.
Bupati Kabupaten Tanah Datar diwakili Sekretaris Daerah, Irwandi menyampaikan, KLHS RPJMD dipahami sebagai analisis sistematis menyeluruh dan parsipatis yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2021-2026.
“Pemerintah daerah kabupaten tanah datar dalam pencapaian target sangat mengharapkan kepada seluruh kepala daerah dan pemangku kebijakan untuk turut berpartisipasi aktif dalam rangka penyusunan RPJMD ini,” kata Irwandi.
Undangan yang hadir menyampaikan isu strategis pembangunan berkelanjutan sesuai dengan bidang nya masing-masing.
“Kondisi umum daerah yang didasari data lapangan, termasuk analisis daya lingkungan hidup. Apa yang telah dilakukan dan akan dilaksanakan atau sama sekali belum dilakukan oleh pemerintah kabupaten tanah datar, semuanya itu terpapar dalam satu data, sehingga dengan data itu tadi pemerintah bisa merumuskannya ke dalam RPJMD,” terang Dr Mahdi Razak, salah satu narasumber.
Narasumber lainnya, Dr Ardanis Arbain menyampaikan, penjaringan isu strategis pembangunan berkelanjutan ini dari pemangku kepentingan merupakan prosesi awal dari perumusan RPJMD Kabupaten Tanah datar.
“Indikator pembuatan RPJMD ini juga diselaraskan dengan misi dan visi bupati terpilih, sehingga pencapaian bisa dilihat untuk lima tahun ke depannya,” sebut Dr Ardanis.
Ardanis Arbain juga memaparkan bagaimana mekanisme penjaringan isu strategis pembangunan berkelanjutan daerah serta memberikan penilaian terhadap indikator itu, sehingga dapat dimasukkan ke dalam RPJMD tahun 2021-2026.
Acara ini dihadiri oleh seluruh OPD, camat, pemangku adat, pemerhati lingkungan, MUI dan Manajeen Emersia Hotel. Untuk mengoptimalkan acara penjaringan isu strategis pembangunan berkelanjutan ini panitia juga menyiapkan conference call bagi undangan yang berhubungan hadir. (zal)
Tinggalkan Balasan