
Pariaman, Scientia – Keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) perwakilan desa/kelurahan mendapatkan apresiasi dari Walikota Pariaman, Genius Umar. Kehadiran UPZ diharapkan dapat memacu efektivitas BAZNAS dalam satuan wilayah yang lebih kecil.
“Selamat menjalan tugas kepada seluruh UPZ yang telah dikukuhkan, pengumpulan zakat merupakan kegiatan sosial keagamaan”, ucap Genius Umar di acara pengukuhan UPZ di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (17/2).
Hingga kini Pemerintahan Kota Pariaman telah banyak menyerahkan bantuan ke masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut berupa penambahan modal usaha serta memperbaiki rumah yang tidak layak huni. Semua dana itu berasal dari zakat yang terkumpul.
Sedangkan Ketua BAZNAS Jamohor yang secara langsung melantik UPZ Kota Pariaman periode 2021-2026 ini menyampaikan bahwa saat ini telah terbentuk 42 UPZ BAZNAS dari 72 desa/kelurahan di Kota Pariaman. Sisanya akan dilakukan pengukuhan susulan, sehingga tiap desa/kelurahan memiliki UPZ.
“Nantinya UPZ ini akan bertugas membantu BAZNAS Kota Pariaman melakukan pendayagunaan zakat berdasarkan kewenangan dari BAZNAS Kota Pariaman, melakukan sosialisasi dan edukasi zakat diwilayah desa/kelurahan, “ ungkapnya.
Sesuai dengan arahan regulasi perserikatan perzakatan, BAZNAS merupakan koordinator lembaga zakat yang ada diwilayah. Dimana BAZNAS tingkat kota/kabupaten melakukan koordinator dan membetuk UPZ untuk membantu dalam mengumpulkan zakat di tingkat desa/kelurahan. (rls/dha)
Tinggalkan Balasan