![PCNU Dharmasraya rayakan hari lahir Nahdlatul Ulama ke-98 di Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, Nagari Koto Ranah, Sabtu (28/2). [Foto: Scientia/Tnl]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-28-at-16.23.18.jpeg)
Ketua pelaksana Ahmad Faizin menyampaikan, rangkaian acara Harlah NU ke-98 seperti Pembaretan Banser, Pelatihan Kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama sekaligus pembentukan PC IPPNU Kabupaten Dharmasraya, pelantikan MPCNU Timpeh dan Koto Besar, Anugerah NU Award 2021, dan Launching Kartanu.
“Launching Kartanu, sebagai wujud kesetiaan dan kepatuhan warga nahdliyin dalam memegangang teguh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi,” ujar Ahmad Faizin.
Ketua Tanfidziyah, KH Nur Kholidin menyebutkan, harlah Nahdlatul Ulama kali ini mengusung tema ‘Menyongsong Satu Abad, Meneladani Mua’assis, Menuju Kemandirian NU’.
Kalau pada masa yang lalu NU telah berusaha menjaga dan mengawal negara melalui fatwa jihad yang dikeluarkan oleh Rais Akbar PBNU Hadratussyekh Hasyim Asyari yang menyatakan bahwa hukum memerangi kaum penjajah adalah wajib. Fatwa ini yang kemudian dijadikan Resolusi Jihad oleh PBNU sehingga mendorong masyarakat terutama para santri untuk melawan Belanda sehingga terjadi perang 10 November dan dinyatakan sebagai hari pahlawan.
“Alhamdulillah tanggal 22 Oktober lahirnya Resolusi Jihad akhirnya juga dinyatakan sebagai Hari Santri Nasional oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo. Salah satu ancaman yang kita hadapi sekarang ini menurut kami adalah radikalisme dan intoleran. Radikalisme adalah kelompok yang ingin mengganti Pancasila dan UUD 1945 dengan dasar yang lain. Sedangkan kelompok intoleran adalah kelompok yg dapat merusak keutuhan bangsa. Bagi NU Pancasila dan NKRI sudah final,” ujarnya.
NU di Kabupaten Dharmasraya, sebagai wilayah pemekaran baru masih terus menjalin hubungan dengan pemerintah dan pihak-pihak lain dalam memajukan organisasi. Sebagai ungkapan terima kasih pada peringatan hari lahir Nahdlatul Ulama ke-98 maka digelarlah Anugerah NU Awards PCNU Kabupaten Dharmasraya.
Sementara itu, Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto SH mengungkapkan terima kasih karena telah diundang ke Harlah NU ke-98.
“Semangat NU. Saya sangat apreasiasi dalam menjaga NKRI dan agama,” katanya. (Tnl)
Tinggalkan Balasan