![Salah satu pedagang Bukittinggi, Yulius Rustam menyampaikan aspirasi saat bersilaturrahmi dengan Walikota Bukittinggi Erman Safar, baru-baru ini. [Foto: Scientia/aef]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-01-at-02.19.20.jpeg)
Perwako yang dikeluarkan walikota terdahulu dinilai pedagang Pasar Atas, Pasar Bawah dan Pasar Aur Kuning sangat memberatkan akibat kenaikan retribusi pedagang hingga 600 persen.
“Retribusi mencapai 600 persen tersebut sangat memberatkan pedagang. Jadi, kami atas nama pedagang PPT-PA sangat mendukung langkah Walikota Erman Safar mencabut Perwako nomor 40-41 tahun 2018,” ujar Yulius usai bersilaturrahmi bersama Erman Safar dan Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade di rumah dinas walikota Bukittinggi, kemarin.
Andre sempat berpesan agar PPT-PA memberikan masukan dan informasi yang valid guna membantu pencabutan Perwako nomor 40-41 terlaksana dengan baik.
Terpisah, Penasehat Persatuan Pedagang Aur Kuning Bukittinggi (PPAKB) Rinaldo, Minggu (28/2) malam, mengatakan, tanda-tanda walikota yang baru saja selesai dilantik sudah memperlihatkan komitmennya, yaitu menepati janji kampanye. Salah satu janji kampanye itu adalah mencabut Perwako nomor 40-41 tahun 2018.
“Jelas saya menyambut baik langkah Walikota Erman Safar mencabut Perwako 40-41. Itu bertanda walikota terpilih yang baru saja dilantik komit dengan janji politiknya,” sebut Rinaldo. (aef)
Tinggalkan Balasan