![Personil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sawahlunto. [Foto: Scientia/Yoa]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-01-at-13.29.07.jpeg)
Dari 4 kecamatan yang ada di kota itu, Satpol PP dan Damkar hanya memiliki 5 unit mobil pemadam kebakaran. Jumlah tersebut pun tersebar di 3 pos pelayanan pembantu yang ada.
“Kami mengharapkan Pemerintah mendukung pengadaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran Kota Sawahlunto. Dari 4 kecamatan yang ada, kami telah mendirikan 3 pos pelayanan pembantu, sehingga 5 Armada yang ada saat ini dirasakan sangat kurang,” ujar Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Sawahlunto, Jhon Hendri di tengah perayaan Hari Ulang Tahun Damkar dan Penyelamatan Kota Sawahlunto ke-102 tahun kepada Scientia, Senin (1/3).
Jhon menambahkan, dari 5 armada pemadam kebakaran yang ada, hanya 3 armada aktif yang dapat digunakan. Sisanya, hanya armada penyuplai air.
“Kalau dilihat dari segi personil, Damkar sampai saat ini sudah tercukupi,” imbuhnya.
Kegiatan Ulang Tahun Damkar ke-102 ini seyogyanya dilaksanakan secara nasional. Namun karena Covid-19, perayaan dilaksanakan secara sederhana.
Di Kota Sawahlunto sendiri, perayaan kali ini diwarnai dengan beberapa kegiatan yang diawali dengan apel bersama di Mako Damkar Sawahlunto, kemudian diikuti dengan upacara di tingkat nasional melalui video conference. Usai konferensi daring itu, dilakukan bakti sosial berupa bagi-bagi masker di sejumlah lokasi dan juga peragaan simulasi pemadam kebakaran serta parade kendaraan Damkar. (Yoa)
Tinggalkan Balasan