
“Insya Allah ini kesempatan yang luar biasa buat kita, dan momentum yang baik untuk mensinergikan kembali program provinsi dengan Kota Padang khususnya. Jadi kepada masyarakat kami sampaikan, tidak ada yang meninggalkan Kota Padang,” ujar Hendri saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Padang. Rabu, (3/3)
Hendri mengatakan, akan melanjutkan program unggulan yang sempat tertahan pelaksanaannya akibat pandemi Covid-19. Salah satunya, melanjutkan pembangunan betonisasi untuk semua jalan-jalan lingkungan dan pembangunan 495 ruang kelas baru.
“Refokusing oleh pemerintah pusat melalui BAK sebesar Rp. 34 Milyar, ini yang harusnya dikedepankan. Bagaimana memaksimalkan semua pembangunan terutama program yang sinergisitasnya itu ada dengan program unggulan Gubernur saat ini. Harapan kita, alokasi APBD Provinsi itu maksimal kepada Kota Padang”, tambahnya.
Selanjutnya, Hendri Septa juga memohon restu dan kerjasama yang baik kepada masyarakat dan pemerintah Kota Padang agar bersama membangun Kota Padang yang seutuhnya dan menjadi lebih baik kedepannya. Hal ini hanya akan terlaksana dengan kebersamaan dan persatuan kita semua.
Sementara, berdasarkan usulan DPRD Kota Padang, pemberhentian Hendri Septa sebagai Plt Walikota Padang dan pengangkatan sebagai walikota dijadwalkan 14 hari lagi.
Selain itu, Mengenai siapa yang akan menjadi Wakil Walikota Padang nantinya, Hendri Septa tidak memiliki kriteria. Ia sepenuhnya menyerahkan semua mekanisme kepada partai. Dan berharap siapapun yang akan mendampinginya nanti, yang terpenting adalah bagaimana ia bisa menjadi pelayan masyarakat. (CW02)

Tinggalkan Balasan