Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat pelaksanaan pembahasan RPJMD pada rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi. Senin, (15/3). [ foto : Scientia/aef]

Erman Safar : Bukittinggi Mandiri Melalui BUMD

Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat pelaksanaan pembahasan RPJMD pada rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi. Senin, (15/3). [ foto : Scientia/aef]
Walikota Bukittinggi, Erman Safar saat pelaksanaan pembahasan RPJMD pada rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi. Senin, (15/3). [ foto : Scientia/aef]
Bukittinggi, Scientia – Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menilai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki andil yang sangat besar dalam membangun kemandirian daerah. Salah satunya melalui kolaborasi antara BUMD dengan para investor yang akan lebih mampu mengakomodir kepentingan masyarakat kota.

“Untuk mewujudkan itu, pelaksanaannya memerlukan regulasi atau peraturan daerah,” ujar Erman Safar saat pelaksanaan pembahasan RPJMD pada rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi. Senin, (15/3)

Erman juga mengatakan, pembangunan sektor pariwisata dibidang perhotelan, penginapan, dan wahana wisata juga akan menginfestasikan program Pemko. Menurutnya ini bertujuan meningkatkatkan kunjungan wisata dengan target big marketnya berlipat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kita targetkan, pansa pasarnya melebihi apa yang telah didapatkan Pemko sebelumnya,” katanya.

Selain itu, program Pemko lainnya yaitu menjamin keamanan dari setiap aktivitas masyarakat dengan memberikan kartu identitas. Misalnya, indentitas bagi para pedagang atau pedagang kaki lima (PKL), juru parkir dan kusir bendi.

“Kemudian, Kami juga akan mererapkan sapta pesona. Ini ditujukan guna kepuasan dan kenyamanan para pengunjung kota,” kata Erman.

Erman berharap, program perencanaan pembangunan ini dapat meningkatkan serta tumbuh dan berkembangnya ekonomi masyarakat. Sehingga, segala kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Tentunya juga termasuk kemashlahatan warga kota,” harapnya.

Sementara, rancangan pemerintah daerah mampu memasukkan program pembangunan kota dalam salah satu agenda Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR. Kemudian, perencanaan yang sudah dicanangkan pemerintah terdahulu, kiranya bermanfaat akan direalisasikan. (aef)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *