
Batam, Scientia – Presiden Joko Widodo buka Kongres XX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) secara virtual. Presiden dalam sambutannya mengatakan, kader-kader PMII harus bisa menjadi navigasi perubahan di tengah disrupsi di semua sektor kehidupan.
“PMII harus terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif. Membuka diri dan adaptif terhadap hal-hal yang baru,” lanjut presiden, didampingi Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Rabu (17/3).
Dalam kerja kerasnya, presiden meminta dukungan dan partisipasi para kader PMII menjadi bagian dari jihad kebangsaan ini. Ikut berkontribusi dalam ide, gagasan dan kerja nyata membantu menyelesaikan persoalan-persoalan besar bangsa kita. Dimulai dari lingkungan kita masing-masing.
“Saya percaya nantinya kongres PB PMII mampu menghasilkan rumusan program strategis yang dapat menjawab berbagai persoalan. Persoalan kemahasiswaan, kemasyarakatan, dan kebangsaan untuk mewujudkan kemajuan PMII dan bangsa Indonesia di masa mendatang,” tutup presiden.(ams)

Tinggalkan Balasan