Buah alpukat. [foto : Scientia/Zal]

Alangkah Langkanya Buah Alpukat ini

Buah alpukat. [foto : Scientia/Zal]
Buah alpukat. [foto : Scientia/Zal]
Tanah Datar, Scientia – Produksi buah-buahan jenis alpukat di Tanah Datar mengalami kelangkaan sebulan ini. Para pengepul dan pedagang kesulitan mencukupi ketersediaan buah tersebut untuk memenuhi permintaan pelanggan.

“Meningkatnya permintaan saat ini, tidak mampu kita cukupi dengan hasil yang ada,” ujar salah satu Pengepul, M Riyadht kepada Scientia.id. Minggu, (21/3)

Sebagai daerah penghasil alpukat terbaik, Riyadht mengaku, selama ini tidak pernah mengalami kesulitan mendapatkan Tiga Ton dalam seminggu. Sementara, saat ini, untuk mendapatkan Satu Ton saja sangat susah.

“Buah-buah itu, akan dikirim untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik di dalam maupun luar negeri,” kata pengusaha buah yang sudah 10 tahun menggeluti usaha ini.

Dia menyebutkan, buah tersebut dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Sedangkan untuk luar negeri buah-buahan yang akan dikirim, diolah menjadi “Frozen” atau buah dalam bentuk beku.

“Selain alpukat, kami juga mengolah durian dan sirsak dalam bentuk Frozen, dan dikirim ke Batam dan Singapura,” sebutnya.

Selain itu, pasokan buah alpukat yang diterima Riyadht, tidak hanya bersumber dari Tanah Datar saja. Melainkan juga diisi dari daerah-daerah lain di Sumatera Barat, yakni Payakumbuh, Sijunjung dan Solok. “Meskipun demikian, saya lebih memprioritaskan hasil panen dari Tanah Datar,” katanya.

Sementara itu, Pedagang alpukat keliling, Anton juga merasakan hal yang sama. Dia juga mengakui kesulitan untuk mendapatkan buah ini, yang bisanya dibeli dengan dipetik sendiri.

“Musim saat ini susah sekali mendapatkannya, padahal saya juga sudah berkeliling untuk mencarinya. Namun juga tidak beberapa yang saya dapatkan,” ujar Anton.

Dikatakan Anton, saat ini banyak pohon alpukat ditemuinya mengalami kerontokan daun. hal ini biasanya bermula dengan keadaan, memutih lalu menghitam dan rontok. Menurutnya, keadaan inilah yang membuat panen tidak stabil, dan bahkan banyak yang gagal.

“Saya berharap, kondisi ini cepat berlalu, sebab banyak masyarakat yang berpenghasilan dengan menanam alpukat. Dan Semoga ada solusi untuk ini,” tutupnya.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *