Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengahdiri Wisuda di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Kota Padang. Kamis, (18/3). [foto : ist]

Sumbar Siapkan Program Hadapi Revolusi Industri 4.0

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengahdiri Wisuda di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Kota Padang. Kamis, (18/3). [foto : ist]
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengahdiri Wisuda di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Kota Padang. Kamis, (18/3). [foto : ist]
Padang, Scientia – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menekankan pentingnya peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kompetensi di bidang digitalisasi. Bahkan, industri-industri besar hingga start up pun berlomba-lomba mencari SDM yang memumpuni menguasai teknologi.

“Untuk itu, diperlukan sikap cerdas, adaptif, dan inovatif dalam menyikapi perubahan yang terjadi di masa depan. Ini harus dipersiapkan,” ujar Mahyeldi saat mengahdiri Wisuda di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Kota Padang. Kamis, (18/3).

Dikatakan Mahyeldi, Pemerintah tengah mempersiapkan program untuk menghadapi tantangan di era digital revolusi industri 4.0. Yakni meningkatkan usaha perdagangan dan Industri kecil/ Menengah serta Ekonomi Digital.

Melalui pogram unggulan tersebut, diharapkan dapat mewujudkan pelaku industri kecil/menengah dan ekonomi digital yang sejahtera. Sehingga dapat menjadikan Sumatera Barat sebagai Pusat perdagangan, Industri Kecil/Menengah dan Ekonomi Digital.

“Untuk itu mari tumbuhkanlah semangat untuk menjadi entrepreneur dalam diri masing-masing. Manfaatkan kemajuan di era revolusi industry 4.0,” ajaknya.

Menurutnya, Kemajuan teknologi yang sangat pesat di era digitalisasi ini memudahkan kehidupan sehari-hari dengan otomatisasi. Transformasi digital ini akan mengubah total dan menghancurkan cara kerja bisnis konvensional. Karena pemanfaatan mesin/robot dan internet akan menyebabkan berkurangnya tenaga kerja.

“10 tahun kedepan persaingan revolusi industri semakin pesat. Semuanya menggunakan teknologi, seperti bisnis start up, programmer, desainer, sosial media manager, blogger, mobile aplication developer dan lainnya,” katanya.

Selain itu, penguasaan bahasa asing sangat diperlukan untuk menunjang daya saing di masa depan. Dunia global menjadikan bahasa asing sebagai salah satu hal penting dalam berkomunikasi. Dengan menguasai bahasa asing, maka para sarjana dapat dikatakan mampu menguasai dunia.

UNP, kata Mahyeldi, berperan penting menghasilkan para sarjana yang berkualitas untuk menghadapi dan memasuki era tersebut. Yakni dengan terus belajar dan meningkatkan SDM serta kompetensi, menjadi pelopor dan penggerak di berbagai sektor pembangunan sesuai dengan minat, bakat dan profesi masing-masing.

“Saya berharap, lulusan UNP dapat menciptakan lapangan pekerjaan dengan karya terbaik,” harapnya.

Sementara, saat ini telah muncul isu startegis mengenai Megatrends 2030, yang merupakan kekuatan global dan transformatif yang menentukan dunia masa depan. Hal ini berdampak luas dan cepat terhadap dunia usaha, masyarakat, budaya, negara, dan kehidupan individu.

Kekuatan ini meliputi pergeseran demografi, ketidakseimbangan ekonomi, arah geopolitik, kecepatan konektifitas, dan ekologi yang melapaui batas. Kemudian urbanisasi secara besar-besaran, kelangkaan sumber daya, ketidaksetaraan sosial, teknologi yang melebihi kemampuan manusia dan perubahan iklim.(*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *