Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat menghadiri acara launching Gerakan Seribu Penghafal Al-Qur'an (GEBU PAFA) di Hall Kantor Bupati. Senin, (22/3). [foto : Scientia/Met]

GEBU PAFA Dorong Lahirnya Penghafal Al-Qur’an

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat menghadiri acara launching Gerakan Seribu Penghafal Al-Qur'an (GEBU PAFA) di Hall Kantor Bupati. Senin, (22/3). [foto : Scientia/Met]
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat menghadiri acara launching Gerakan Seribu Penghafal Al-Qur’an (GEBU PAFA) di Hall Kantor Bupati. Senin, (22/3). [foto : Scientia/Met]
Padang Pariaman, Scientia – Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mendorong lahirnya para Hufaz melalui Gerakan Seribu Penghafal Al-Qur’an (Gebu Pafa). Secara tidak langsung, Padang Pariaman Religus tengah dipersiapkan. Jika masyarakat membaca dan memahammi Al-Qur’an, maka dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan masyarakat.

“Ini harus terus kita dorong, sebab gerakan ini sangat sinkron dengan salah satu visi pemerintah. Yakni mewujudkan Padang Pariaman Religius,” ujar Suhatri Bur saat melauncing GEBU PAFA di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman. Senin, (22/3)

Dia berharap, dukungan BUMN dan BUMD untuk penyaluran beasiswa kepada penghafal Al-Qur’an. Sehingga mempermudah mereka untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Itu semua perlu adanya peran dari semua stakeholder, dan pemerintah samapi ke tingkat Nagari,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabag Kesra Padang Pariaman Azwarman mengatakan, gerakan ini dilatarbelakangi banyaknya Hafidz/Hafidzah yang lahir, namun belum ada penghargaan berbentuk materi maupun materil. Lebih penting lagi, memberikan motivasi kepada para Hufaz mempelajari isi kandungan Al-Qur’an.

“Kita harapkan gerakan ini dapat melahirkan 1000 penghafal Al-Qur’an di Padang Pariaman,” kata Azwarman.

Diakatakan Azwarman, tahun 2020 Hafidz dan Hafidzah di Padang Pariaman sebanyak 883 yang tersebar pada 17 kecamatan. Sedangkan, yang menerima beasiswa sebanyak 198 orang dengan jumlah yang diterima sebesar 33 juta rupiah lebih.

Sementara, untuk 2021 direncanakan  sebanyak 1.214 orang yang akan diberikan reward atau beasiswa dengan nilai 64,9 Juta rupiah.

“Jumlah ini akan bertambah jika para BUMN dan BUMD ikut mendukung GEBU PAFA sehingga akan menambah lahirnya Hafizh dan Hafidzah di Padang Pariaman. tutup Azwarman.(Met)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *