Sawahlunto Usulkan Gelar Pahlawan Nasional sampai Peningkatan Predikat Kota Layak Anak (KLA)

Sawahlunto Usulkan Gelar Pahlawan Nasional sampai Peningkatan Predikat Kota Layak Anak (KLA)

Sawahlunto Usulkan Gelar Pahlawan Nasional sampai Peningkatan Predikat Kota Layak Anak (KLA)Sawahlunto, Scientia – Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto sampaikan usulan kepada Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni. Usulan tersebut di antaranya meningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA), penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Djamaluddin Adinegoro dan renovasi makam Maha Putra M. Yamin.

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, usulan-usulan itu sebelumnya juga telah disampaikan Pemko langsung kepada pemerintah pusat, yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini. Namun, untuk lebih mempercepat dan mengoptimalkan realisasi usulan tersebut, dilakukan juga sinergi dan koordinasi pada jalur legislatif DPR RI.

“Terima kasih Ibu Lisda yang telah menerima dan menyatakan untuk segera bergerak menindaklanjuti usulan kita melalui Komisi VIII DPR RI. Sinergi dan koordinasi yang baik ini hendaknya terus kita pertahankan dan tingkatkan,” ujar Wali kota, Deri Asta.

Lisda menyebut pihaknya telah menerima proposal dan dokumen-dokumen pendukung dari usulan yang diajukan Pemko Sawahlunto tersebut.

“Proposal dan dokumennya telah saya terima. Semoga dengan dukungan dan doa kita semua apa yang diminta dalam proposal ini bisa saya bantu untuk direalisasikan melalui peran kami di DPR RI untuk menghubungkan kepada kementerian dan lembaga terkait,” ujar Lisda Hendrajoni saat melakukan kunjungan kerja ke Sawahlunto, Senin (22/3).

Terkait peningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA), Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPPA), Efriyanto mengatakan Kota Sawahlunto salah satunya membutuhkan penambahan sarana dan prasarana layak anak seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

“Kita saat ini posisi pada predikat Nindya di Kota Layak Anak. Kita tentu menargetkan untuk menuju predikat Utama. Untuk itulah kita bersinergi juga meminta dukungan dari Komisi VIII DPR RI yang salah satunya mengurus tentang perlindungan anak, yakni melalui ibu Lisda Hendrajoni ini,” sebut Efriyanto.(yoa)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *