![Suasana pelaksanan Ujian Madrasah di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Kota Sawahlunto. [foto : Scientia/Yoa]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/8daa880d-70eb-4697-ba7f-893b2ab57be3-1.jpg)
“Tingkat Tsanawiyah ujian ini di ikuti oleh seluruh pelajar kelas Sembilan dengan 14 mata Pelajaran yang diujikan,” ujar Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementrian Agama Kota Sawahlunto Junaidi kepada Scientia. Jumat (26/3).
Selain itu, pelaksanaan ujian di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), akan dimulai dari tanggal 31 Maret hingga 10 April mendatang. Jumlah peserta yang akan mengikuti sebanyak 90 orang dari kelas Enam. Sedangkan untuk tingkat Aliyah di mulai Tanggal 29 Maret hingga 10 April 202.
“Di tingkat Aliyah jumlah pesertanya juga sebanyak 69 Siswa,” kata Junaidi.
Dijelaskan Junaidi, karena Ujian Nasional tidak ada, 70 persen penentu kelulusan diambil dari nilai ujian madrasah. Sedangkan 30 persennya lagi, dari nilai Rapor semester terakhir.
“Untuk pelaksanaannya, peserta dan pengawas ujian diharapkan tetap dengan mengedepankan Protokol kesehatan. Sementara dalam satu kelas hanya boleh diisi dengan 15 orang peserta ujian,” tegasnya. (Yoa)
![Suasana pelaksanan Ujian Madrasah di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Kota Sawahlunto. [foto : Scientia/Yoa]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/8daa880d-70eb-4697-ba7f-893b2ab57be3-1.jpg)
Tinggalkan Balasan