7 Petenis Junior Sawahlunto pemusatan latihan jelang ikuti Kejurda di Padang besok. [foto : Scientia/Yoa]

Tujuh Petenis Junior Sawahlunto Siap Ikuti Piala Rektor Unand

7 Petenis Junior  Sawahlunto pemusatan latihan jelang ikuti Kejurda di Padang besok. [foto : Scientia/Yoa]
7 Petenis Junior Sawahlunto pemusatan latihan jelang ikuti Kejurda di Padang besok. [foto : Scientia/Yoa]
Sawahlunto, Scientia – Tujuh petenis asal Kota Sawahlunto akan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) junior atau Kelompok Umur (KU) pada Piala Rektor Unand Padang. Kejurda ini akan digelar di Lapangan Tenis Universitas Negeri Padang, tanggal 27 hingga 28 Maret mendatang.

Ketujuh petenis binaan Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) yang ikut Kejurda tersebut yaitu M Dyllan, Prince Axel, M Safaraz, Dzaki Putra A, Andifa Rahma Julia, Sondang Pahmadika Simamora dan Raihanah Azka.

Pelatih Kepala Tenis Pelti Sawahlunto, Hendra Cipta mengatakan, kejuaraan tersebut mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri yang terbagi dalam kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, dan 14 tahun.

“Ini kesempatan baik buat anak-anak meski sudah lebih setahun tak pernah mengikuti kejuaraan karna pandemi Covid-19. Walaupun diantaranya pernah mengikuti kejuaraan daerah dan Kejurnas Piala Rektor Unand I tahun 2019 lalu,” ujar Hendra.  Jumat (26/3)

Selain itu, Pelatih tenis Sawahlunto Frengki Oktori juga berharap semua petenis dapat bermain baik serta memetik pengalaman bertanding di ajang Kejurda tersebut.

“Ajang ini juga sebagai pembuktian prestasi di awal tahun 2021 serta sebagai evaluasi untuk perkembangan atlet dalam bermain tenis. Terakhir mereka bertanding di ajang kejuaraan junior atau Kelompok Umur (KU) Kapolda Cup III di Lapangan Tennis Indoor Universitas Negeri Padang, September 2019 lalu,” sebutnya.

Dia merinci, dalam kejuaraan di UNP, petenis Sondang Pahmadika Simamora dan Raihana Aska meraih juara II ganda putri pada KU–10 tahun.  Kemudian, Prince Axel meraih juara III KU-10 serta Juara III tunggal putri diraih Sondang Pahmadika Simamora.

“ kondisi akan berbeda sebab mereka sudah tidak dalam usia atau Kelompok Umur (KU) yang diikuti saat ini. Jadi ada tantangan berbeda bagi mereka dalam pertandingan” pungkasnya. (Yoa)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *