Bupati Asahan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2020. [foto : Scientia/ Hans]

Capaian Kinerja Pembangunan Pemkab Asahan 2020 Menurun

Bupati Asahan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2020. [foto : Scientia/ Hans]
Bupati Asahan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2020. [foto : Scientia/ Hans]
Kisaran, Scientia – Capaian indikator kinerja pembangunan Pemerintah Kabupaten Asahan tahun 2020 di mada pandemi Covid-19 pada sektor pembangunan infrastruktur, pertanian dan perkebunan mengalami penurunan yang signifikan. Sedangkan untuk sektor kesehatan mengalami penurunan angka kematian bayi dan pendidikan masih dikategorikan baik.

Pada bidang infrastruktur, arah kebijakan pembangunan ditargetkan 30 persen dalam kondisi baik. Namun hanya mampu dicapai 28,44 persen, sebab anggarannya digunakan sebagai refokusing biaya percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

“Arah kebijakan pembangunan tahun 2020 tidak sesuai target. karena adanya refocusing anggaran untuk biaya percepatan penanganan pandemi Covid-19,” ujar Bupati Asahan Surya dalam acara Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2020 di kantor DPRD setempat. Senin (29/3).

Kemudian, dari segi pendidikan, secara umum capaian indikator kinerja bidang pendidikan pada tahun 2020 dikategorikan baik. Dapat dilihat dari nilai angka partisipasi kasar, angka partisipasi murni, rata-rata lama sekola. Selanjutnya, angka melek huruf, dan persentase guru memenuhi kualifikasi S1/D4 dengan realisasi capaian kinerja diatas 90 persen.

Selanjutnya, bidang kesehatan, pada tahun 2020 jumlah kasus kematian bayi sebanyak 9 kasus per 1000 kelahiran angka ini menunjukkan penurunan kasus jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 24 kasus per 1000 kelahiran.

Selain itu, bidang pertanian, produksi padi pada tahun 2020 menurun sebesar 33.724,18 ton. Hal ini disebabkan terbatasnya sarana prasarana produksi serta terjadinya bencana alam berupa banjir di beberapa wilayah pertanian pada bulan Juni sampai Desember 2020 di beberapa Kecamatan.

Sementara, hasil produksi bidang perkebunantahun 2020 pada community unggulan masyarakat, yaitu kelapa sawit produksinya juga mengalami penurunan sebesar 36.103,50 ton. Ini disebabkan adanya replanting dan alih fungsi lahan.

“Secara umum apa yang telah direncanakan dalam dokumen perjanjian kinerja telah memenuhi harapan. Namun kami juga menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan. Untuk itu pandangan dan evaluasi dari pimpinan dan anggota dewan sangat diharapkan sebagai bahan kajian di masa mendatang,” ungkap Surya.

Hadir pada Rapat Paripurna dalam acara Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2020, serta Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Kemudian Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Kabupaten Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten dan OPD. (Hans)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *