![Salah satu daerah Kebun Sei Dadap yang di normalisasi. [foto : Scientia/ Hans]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/1e25773a-ca51-4c7a-9a07-bdf26a271ba9.jpg)
Pembuangan air yang di normalisasi berada di daerah Kebun Sei Dadap yang merupakan alur pembuangan air dari Kisaran Naga dan Alur Pembuangan Air di Seputaran Jalan Sutami. Kemudian Alur Pembuangan Air di Parit Busuk Belakang Stadion Mutiara serta Alur Pembuangan Air Karang Anyar.
” Sejak Rabu lalu, kita sudah siapkan satu unit alat berat eskavator yang akan difungsikan untuk kegiatan normalisasi saluran air yang akan dikerjakan dibeberapa titik,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Asahan Rahmad Hidayat. Selasa (30/3).
Hidayat mengatakan, normalisasi parit/kanal, akan menjadi prioritas di beberapa titik rawan genangan air. Hal ini mengingat kondisi saluran air tersebut sudah sangat memprihatinkan, karena dipenuhi sampah-sampah dan semak rerumputan.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan normalisasi di titik-titik yang menjadi penyebab banjir pada saat musim hujan. Alat berat digunakan untuk membuka kembali saluran air yang hilang karena tertimbun tanah. “Normalisasi ini akan dilakukan secara bertahap” jelasnya.
Dalam kesempatan ini Hidayat juga menyampaikan himbauan Bupati Asahan Surya dalam mewujudkan Kota Kisaran bebas Banjir. Ia meminta peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir dengan cara menjaga lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Peran serta masyarakat lebih penting dan menjadi solusi awal, ketika pemerintah juga mempersiapkan solusinya. Produsen sampah terbesar adalah manusia, maka manusia lah yang menjaga lingkungan. Agar tetap terjaga dan sampah terbuang pada tempatnya,” kata Bupati Asahan disampaikan Kadis Kominfo Hidayat.
Sementara, Hidayat kembali menghimbau masyarakat untuk bekerjasama dengan pihak kelurahan secara berkala melakukan Gotong royong membersihkan Saluran Air dan diharapkan kepada masyarakat untuk tidak menutup saluran air.
“Jaga lingkungan kita dari sampah selain terhindar dari penyakit, juga terbebas dari banjir,” pungkasnya. (Hans)
![Salah satu daerah Kebun Sei Dadap yang di normalisasi. [foto : Scientia/ Hans]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/1e25773a-ca51-4c7a-9a07-bdf26a271ba9.jpg)
Tinggalkan Balasan