![Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan laporan pertanggungjawaban di rapat paripurna DPRD Tanah Datar, Selasa (30/3). Eka menyebutkan, pergeseran sejumlah kebijakan selama pandemi Covid-19 membuat PAD kabupaten itu mengalami penurunan. [Foto: Scientia/Zal]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/Bupati-Tanah-Datar-Eka-Putra-menyampaikan-laporan-pertanggungjawaban-di-rapat-paripurna-DPRD-Tanah-Datar.jpeg)
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyebutkan, penurunan tersebut pada akhirnya ikut membuat alokasi belanja daerah anjlok sebesar 12,6%.
“Perubahan kebijakan pemerintah pusat menyebabkan PAD kita berkurang sebesar Rp122,4 miliyar. Sebelumnya PAD Tanah Datar berkisar Rp1,335 triliun kini hanya terealisasi Rp1,213 triliun,” ujar Eka Putra dalam rapat paripurna DPRD Tanah Datar tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020 di Pagaruyung, Selasa (30/3).
Penurunan pendapatan daerah, lanjut Eka, ikut diperparah oleh faktor lain seperti perubahan penerimaan dana perimbangan, kebijakan pengalokasian kembali sisa DAK 2019 hingga dana bagi hasil cukai tembakau dan pajak rokok.
Kondisi ini pada akhirnya membuat kemampuan daerah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi melemah. Tercatat, pertumbuhan ekonomi Tanah Datar pada tahun 2020 minus 1,13%.
Sementara tingkat kemiskinan daerah itu tetap berhasil ditekan dari 4,66% pada 2019 menjadi 4,40% di tahun 2020.
Dalam laporannya, Eka Putra menegaskan ruang lingkup hasil penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, seperti capaian pelaksanaan kebijakan serta tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun sebelumnya sudah diselenggarakan. Sejumlah kebijakan strategis telah diambil dan dituangkan dalam bentuk 17 Peraturan Bupati dan 22 Keputusan Bupati Tanah Datar.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mendapatkan pelimpahan wewenang dari Pemprov Sumatera Barat dalam bentuk tugas perbantuan alokasi anggaran untuk bidang pertanian,” lanjut Eka.
Bahkan dengan capaian yang telah diperoleh, Kabupaten Tanah Datar menerima sejumlah piagam dan penghargaan.
Kendati demikian Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus waspada terhadap pandemi Covid 19 yang kini masih terjadi. Antisipasi terhadap penyebaran pandemi digalakkan dengan pemberian vaksin kepada ASN dan petugas publik. (zal)
Tinggalkan Balasan