Piagam penghargaan Dukcapil Bisa yang diraih oleh Kabupaten Padang Pariaman. Selasa, (30/3). [ foto : ist]

Disdukcapil Padang Pariaman Terima Anugerah Dukcapil Bisa

Piagam penghargaan Dukcapil Bisa yang diraih oleh Kabupaten Padang Pariaman. Selasa, (30/3). [ foto : ist]
Piagam penghargaan Dukcapil Bisa yang diraih oleh Kabupaten Padang Pariaman. Selasa, (30/3). [ foto : ist]
Padang Pariaman, Scientia – Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman memperoleh penghargaan ” Dukcapil Bisa “. Apresiasi itu diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, atas kinerja prima memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat pada tahun 2020.

Apresiasi diberikan atas capaian pada sembilan kriteria pelayanan, yaitu perekaman e-KTP  dengan total 98 persen, penerbitan KIA 20 persen, dan penerbitan akte kelahiran 92 persen. Selanjutnya, penggunaan kertas putih dan penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) pada 18 dokumen kependudukan. Seterusnya, layanan online, layanan terintegrasi, perjanjian kerjasama (PKS) serta akses data organisasi perangkat daerah.

Indikator selanjutnya yaitu, jumlah penduduk dan wilayah afirmasi. Kriteria penduduk besar diatas 1,5 juta jiwa, penduduk sedang diantara 500.000-1500.000 juta jiwa, penduduk kecil 500.000. Kemudian pemberian layanan pada hari sabtu, minggu dan libur. Tak kalah pentingnya berada pada level empat kinerja pelayanan administrasi kependudukan, serta memiliki jumlah terbanyak pada rangking tertinggi setiap indikator tingkat pelayanan.

Kepala Disdukcapil Padang Pariaman, Muhammad Fadhly mengatakan, Ada 30 kabupaten atau kota dan 9 Daerah Afirmasi penerima penghargaan berskala Nasional. Yang demikian itu dibagi menjadi 3 kategori yaitu daerah dengan jumlah penduduk besar, sedang, dan kecil.

“Itu semua tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri no 861 – 450 tahun 2021 tentang Penerima Penghargaan Kategori “Dukcapil Bisa” Tahun 2020,” ujarnya saat mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil 2021, secara virtual di Jakarta. Selasa, (30/3)

Kabupaten Padang Pariaman, kata Fadhly, masuk dalam kategori penerima penghargaan dengan kategori penduduk kecil bersama Kota Solok. Selain penghargaan, Dukcapil Ceria juga menerima reward mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

“Saya Berharap, penghargaan ini lebih memacu semangat jajaran Dukcapil Ceria Padang Pariaman. Untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, agar masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan,” katanya.

Sementara itu Mendagri, Tito Karnavian berharap, acara ini tidak hanya menjadi agenda tahunan. Apalagi sekadar untuk keterserapan anggaran, melainkan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dimasa yang akan datang.

“Jadikan momen ini, untuk melaksanakan evaluasi tentang apa yang sudah dikerjakan, dan apa yang akan dikerjakan di masa mendatang,” tegas Tito.

Pada kegiatan, Mendagri Tito Karnavian didampingi Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrullah juga meminta agar seluruh jajaran Dukcapil baik di pusat maupun di daerah untuk menjadi aparatur yang profesional.(*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *