![foto lokasi, pasca banjir di NTT. Senin, (5/3). [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/vPOgDipw91re.jpeg)
“Kami himpun dari beberapa daerah, terdapat 44 orang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 11 Lembata, 2 di Ende dan 11 di Kabupaten Alor,” ujar Raditya saat konferensi pers di Jakarta. Senin, (5/3)
Selanjutnya, rincian 15 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 9 orang di Kabupaten Flores Timur, 1 orang di Kabupaten Ngada dan 5 orang di Kabupaten Alor. Sedangkan, 70 orang yang hilang terdiri dari, 26 dari Flores Timur, 16 orang dari Lembata dan 28 orang dari Kabupaten Alor yang masih dalam pencarian.
Sementara, kerugian materil yang ditimbulkan dari dampak banjir yakni, 25 unit rumah rusak berat, 114 unit rusak sedang, 17 unit hanyut, dan 60 unit terendam. Selain itu, juga ada sebanyak 743 unit rumah terdampak, 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 1 unit fasum terdampak dan 1 unit kapal tenggelam. (Ajo)
![foto lokasi, pasca banjir di NTT. Senin, (5/3). [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/vPOgDipw91re.jpeg)
Tinggalkan Balasan