![Ilustrasi. [foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/ilustrasi-gaji-pns-tertunda-600x332-1.jpg)
“Kami ini bukanlah robot pak, yang dipekerjakan dengan honor seakan akan dilalaikan pemda. Sementara Kami (perangkat nagari) adalah ujung tobak pelayanan administrasi,” ujar salah seorang pegawai nagari yang tidak mau disebutkan namanya. Senin, (5/4)
Sementara, beberapa minggu lalu, saat pertemuan Bupati Tanah Datar dengan Walinagari se-Tanah Datar, bupati berjanji akan membayarkan gaji tersebut pada tanggal 8 Maret 2021. Namun, hal itu tidak juga terealisasi sampai sekarang.
“Coba bapak di posisi kami, apa yang akan bapak lakukan ?. Kami dituntut untuk bekerja tapi hak kami belum kami terima, kami juga butuh biaya untuk anak kami pak, Kami bukan malaikat” katanya dengan kesal.
Dia berharap melalui edisi ini, dapat mengetuk hati nurani pihak pemerintah, terutama bupati, agar juga merasakan rintihan hati mereka.(Jgb)

Tinggalkan Balasan