![Wakil Bupati Asahan, saat mengunjungiantor BBPLK di Medan. Rabu (07/04). [Foto : Scientia/Hans]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/bd6a0052-d827-4a7b-8dad-c433112ac8b8.jpg)
“Saat ini banyak angkatan kerja lulusan SMP dan SMA sederajat, sementara persaingan dunia usaha dan dunia kerja cukup ketat. Apalagi perusahaan mencari pegawai yang sesuai dengan permintaan kerja,” ujar Wakil Bupati Asahan, Taufik Siregar usai melakukan kunjungan ke Kantor BBPLK di Medan. Rabu (07/04).
Dia menyebutkan, salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah menghadirkan BLK agar pencari kerja yang terlatih dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sehingga, para pelamar dapat diterima langsung sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
Dia juga menyampaikan, akan banyak pelatihan yang disediakan yang diadopsi dari negara-negara maju, misalnya program yang disediakan meliputi in house training dan on the job training. Terutama bagi kejuruan mesin industri, elektronika industri, mekatronika dan sebagainya.
“Selepas diklat mereka akan memiliki sertifikasi khusus, sehingga kompetensinya akan dihargai dengan jelas dan legal. Tak kalah pentingnya, mereka dibekali dengan penguasaan teknologi”, pungkas Taufik.
Ket gbr : Wakil Bupati Asahan mengunjungi kantor BBPLK di Medan. (Hans)
![Wakil Bupati Asahan, saat mengunjungiantor BBPLK di Medan. Rabu (07/04). [Foto : Scientia/Hans]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/04/bd6a0052-d827-4a7b-8dad-c433112ac8b8.jpg)
Tinggalkan Balasan