Bupati Asahan menerima surat keputusan penunjukan Kabupaten Asahan sebagai calon Kabupaten bebas dari pungli tahun 2021. [foto : Scientia/ Hans]

Pemkab Asahan Dorong Pemberantasan Pungli

Bupati Asahan menerima surat keputusan penunjukan Kabupaten Asahan sebagai calon Kabupaten bebas dari pungli tahun 2021. [foto : Scientia/ Hans]
Bupati Asahan menerima surat keputusan penunjukan Kabupaten Asahan sebagai calon Kabupaten bebas dari pungli tahun 2021. [foto : Scientia/ Hans]
Kisaran, Scientia – Pemerintah Kabupaten Asahan dorong daerah setempat bebas dari praktek pungutan liar (Pungli). Dorongan itu diberikan dalam bentuk dana hibah untuk kelancaran operasional kepada unit pemberantas pungli (UPP). Pemberian hibah itu ditandai dengan penandatanganan bersama perjanjian antara Bupati, Surya dengan Ketua UPP, Kombes Pol Armia Fahmi.

“Kita terus berupaya meminimalisirnya, terutama bagi pada perangkat daerah yang memberikan pelayanan publik. Salah satunya dengan menerapkan SOP pelayanan dan penggunaan teknologi informasi secara optimal,” ujar Surya. Senin (12/4).

Dia menegaskan, pemberian layanan sedapat mungkin dilakukan online dan mengurangi tatap muka, agar memperkecil peluang terjadinya praktek itu. Lebih penting lagi, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terbebani dengan biaya tambahan diluar ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini juga terus dipantau oleh tim siber.

“Semoga kegiatan ini dapat mewujudkan Kabupaten Asahan yang bersih, bebas dari pungli dan anti korupsi. Sehingga visi pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan masyarakat sejahtera, religius dan berkarakter tercapai,” tegas Surya.

Sementara itu, Kombes Pol Armia Fahmi menyampaikan bahwa ditunjuknya Kabupaten Asahan sebagai kandidat atau nominasi kabupaten bebas pungli. Tentu merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi pemerintahan Kabupaten Asahan, karena terpilih dari 34 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Apalagi daerah ini sudah memenuhi kriteria penilaian sebagai kabupaten bebas pungli.

“Saya berharap Kabupaten Asahan mulai sekarang sudah mulai melakukan persiapan–persiapan untuk menuju penilaian tersebut. Komitmen para pelaku kepentingan sangat diharapkan terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat yang menuju kehidupan yang lebih baik serta bermartabat. Kita menaruh harapan besar agar kinerja semua unsur dan elemen yang terlibat akan membuahkan hasil sehingga Kabupaten Asahan yang kita banggakan benar-benar menjadi kabupaten yang Zero pungli,” tegas Armia.

Armia juga meminta, agar pokja-pokja yang ada di UPP Saber pungli provinsi selalu melakukan pemantauan dan koordinasi dengan UPP kabupaten/kota dalam semua bidang terutama yang berkenaan dengan pungli.

“Kriteria penilaian Kabupaten Asahan sebagai salah satu Calon Kabupaten Bebas dari Pungli tahun 2021 terdiri dari masalah SDM, Satgas, anggaran dan inovasi. Untuk itu, kita harus membuat terobosan-terobosan kreatif di bidang pelayanan publik yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pemerintah,” tutupnya. (Hans)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *