Wagub Sumbar Safari ke Pasaman Barat

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyerahkan bantuan uang tunai kepada Pengurus Masjid Jami' Aia Botuang Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (20/4). [Foto: Ist]
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyerahkan bantuan uang tunai kepada Pengurus Masjid Jami’ Aia Botuang Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (20/4). [Foto: Ist]
Pasaman Barat, ScientiaWakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menyerahkan bantuan uang tunai Rp20 juta dan 100 lembar kain sarung untuk Masjid Jami’ Aia Botuang Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (20/4).

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta.

“Ini merupakan petunjuk dan rezeki dari Allah SWT. Mudah-mudahan dapat dipergunakan dengan sebaiknya dan kain sarung ini agar dapat dibagikan kepada yang berhak. Semoga kunjungan ini tidak menjadi kunjungan terakhir, namun merupakan kunjungan yang menjalin komunikasi dengan baik bersama terutama dengan Bupati Pasaman Barat, dan Wakil Bupati,” harap Wagub.

Camat Talamau Nur Fauziah Zein dan tokoh masyarakat serta jama’ah masjid menyambut baik kedatangan Audy yang didampingi Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Syafrizal dan Kepala Bagian Biro Bintal.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sumbar ini mengungkapkan rasa syukurnya karena pertama kalinya ia memimpin Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat.

“Untuk menjalin hubungan silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan Kabupaten Pasaman Barat khususnya dengan masyarakat Nagari Sinuruik, sehingga menjadi satu kekuatan dalam rangka membangun Sumbar yang lebih baik ke depan,” kata Wagub.

Audy juga mengatakan bahwa Pasaman Barat adalah salah satu daerah yang mendapat program yang cukup besar dalam bidang food estate atau daerah untuk pangan.

“7 ribu hektar lebih, salah satunya untuk sentral jagung. Ini ke depannya akan terus ditingkatkan sebagai salah satu faktor pendorong ekonomi. Dan juga sapi akan dijadikan sebagai produk andalan Pasaman Barat. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan support penuh hal ini,” ujarnya.

Wagub Sumbar juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan masyarakat agar bersama menekan angka positivity rate Covid-19. Pasalnya, beberapa minggu belakangan ini, penyebaran Covid-19 di Sumbar meningkat dan bahkan menjadi peringkat tertinggi sepanjang sejarah Covid, yaitu menyentuh angka 21 persen.

“Maka dari itu keputusan mudik dilarang, tidak boleh berkumpul, demi menjaga agar tidak terjadi kenaikan lebih tinggi lagi kasus terkonfirmasi Covid-19. Kalau corona makin tinggi pasti ekonomi makin sulit, makin rendah dan beban negara, beban pemerintah makin sulit,” sebutnya. (CLo)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *