FGD IKIP Penentu Potret Keterbukaan Informasi Publik Sumbar

Sesi FGD IKIP Sumbar di Grand Zuri Primiere Padang, Jumat (23/4)
Sesi FGD IKIP Sumbar di Grand Zuri Primiere Padang, Jumat (23/4). [Foto: Ist]
Padang, Scientia Focus Group Discussion (FGC) Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) pada tahun ini akan menjadi instrumen evaluasi sekaligus penyusunan strategi memeperjuangkan keterbukaan informasi publik di Indonesia. Bagi Sumatera Barat, indeks yang diterima akan menunjukkan capaian kinerja KI Sumbar dalam peta nasional.

Ketua Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Pusat, Cecep Suryadi menyebutkan, FGD ini memiliki peran penting dalam melihat perkembangan akan persepsi dan capaiannya.

“FGD menjadi kunci potret keterbukaan Sumbar di peta keterbukaan informasi nasional,” ujar Cecep Suryadi saat membuka secara resmi FGD Sumbar di Grand Zuri Primiere Padang, Jumat (23/4).

FGD ini merupakan tahapan untuk menentukan indeks persepsi publik akan keterbukaan informasi publik di mana masyarakat diwakili empat unsur dengan jumlah sembilan orang informan ahli.

“Hl ini ditentukan dari 85 pertanyaan yang dijawab dan dibuat alasan oleh informal ahli sembilan orang,” jelas Cecep Suryadi. (rls/pzv)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *