
Padang, Scientia – Palang Merah Indonesia (PMI) Sumbar mengimbau masyarakat untuk tidak panik saat terjadi gempa. Hal itu disampaikan Kepala Markas PMI Sumbar Hidayatul Irwan, terkait gempa yang terjadi pada pagi ini.
Gempa berpusat di Tuapejat Kepulauan Mentawai pukul 08.24 WIB yang getarannya dirasakan hampir oleh seluruh masyarakat Sumbar.
Hidayat menghimbau masyarakat Sumbar agar tetap waspada dan siap siaga. Karena gempa adalah fenomena alam yang tidak bisa kita ketahui kapan dan di mana akan terjadi. Kewaspadaan harus ditingkatkan karena Sumbar berada di daerah yang rentan terjadi gempa.
“Terbukti dalam minggu ini gempa sudah terjadi 2 kali di lokasi yang berdekatan. Artinya mau tidak mau, kita harus siap siaga dan ikhtiar untuk antisipasi gempa yang akan terjadi di masa yang akan datang,” kata Hidayat kepada Scientia, Rabu (5/5).
“Lakukan upaya penyelamatan secara individu, tidak boleh panik. Jika berada di dalam ruangan, terutama di lantai 2 agar melindungi diri terlebih dahulu dengan melakukan 4B (Berlutut, Berlindung dan Bertahan serta Berdo’a). Carilah benda-benda yang melindungi kepala seperti tas, buku, atau alat kantor,” terang Hidayat.
Selain itu, kepada setiap keluarga juga disarankan untuk mempunyai rencana evakuasi mandiri. Tentukan titik kumpul keluarga yang sudah disepakati bersama agar tidak saling terpisah.
Seperti diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa gempa dengan Magnitudo 5.8 SR ini berpusat di sekitar Mentawai di kedalaman 29 kilo meter. Titik lokasi 2.04 LS dan 99.62 BT, 3 kilometer dari tenggara Tuapejat, Kepulauan Mentawai.
BMKG juga merilis bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat diminta untuk tetap hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.
Berdasarkan laporan posko PMI seluruh kabupaten/ kota, gempa juga dirasakan goncangannya oleh beberapa wilayah di Pesisir Selatan, Padang, Pariaman, Bukittinggi dan Padang Panjang serta Payakumbuh.
Sementara itu, laporan posko PMI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rudi Dabot, guncangan gempa terasa sangat kuat oleh warga sekitaran pelabuhan Tuapejat. Warga berhamburan keluar rumah. Rudi juga melaporkan bahwa situasi saat ini sudah aman, masyarakat sudah kembali kerumahnya masing-masing.(clo)
Tinggalkan Balasan