
“Pertama, penetapan arah kebijakan organisasi IKA Unand 5 tahun ke depan. Kemudian penyusunan program kerja DPP IKA Unand. Setelah keduanya ditetapkan, barulah dicari atau dipilih ketua umum yang tepat untuk menjalankannya,” ungkap Insannul Kamil yang juga Wakil Rektor III Unand.
Sementara itu, anggota penangungjawab Kongres IKA Unand 2021, Shadiq Pasadigue, menjelaskan sesuai pesan dari ketua umum IKA Unand, Asman Abnur, diharapkan kongres bisa dilaksanakan secara langsung, tidak secara virtual. Alasannya, pelaksanaan kongres bisa sekaligus dijadikan media untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama alumni.
“Mengingat masa pandemi yang tidak memungkinkan kongres digelar tatap muka, maka kongres harus diundur satu tahun. Semoga pelaksanaan kongres pada Agustus mendatang dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan kepengurusan yang diharapkan,” ucap Shadiq, Rabu (5/5).
Sementara itu, pelantikan ketua umum IKA Unand terpilih dan kepengurusannya pada periode 2021-2026 akan dilaksanakan bertepatan dengan Lustrum Ke-13 pada September 2021.(pzv)

Tinggalkan Balasan