
Rumah Quran yang didirikan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau ini tidak memungut biaya kepada santri.
Salah seorang sahabat UAS, Hendriyanto menjelaskan, awal ide membuat Rumah Quran untuk mencetak kader sebagai pendidik dan leader berbasis Alquran.
“UAS yang mewakafkan rumah atau tanah untuk Rumah Quran menemui kesulitan dalam pengelolaannya. Ini dikarenakan kurangnya tenaga hafiz dan hafizah,” kata Hendriyanto, Minggu (6/6).
“Pendirian Rumah Quran yang Gratis ini juga sebagai bentuk bakti kepada ibunda Hj Rohana, agar menjadi amal jariyah,” jelas Hendri.
Disampaikan Hendri, UAS mengajak masyarakat, bahkan pejabat, untuk mensosialisasikan pendirian Rumah Quran. Wadah tersebut bukan saja sarana tahfiz menghapal Alquran, tapi juga untuk tahsin dalam memperbaiki bacaan Alquran bagi warga sekeliling pondok.
“Dari Rumah Quran ini juga bisa menghidupkan magrib mengaji dan media pendidikan umat dari dasar,” tutup Hendri.(*)

Tinggalkan Balasan