
Bukittinggi, Scientia – Politikus senior Kota Bukittinggi, Syahril Muchtar mengingatkan berbagai kalangan, bersama-sama mendorong program Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dan wakilnya, Marfendi agar tercapai pembangunan yang lebih baik, maju dan berkembang.
“Sudah seharusnya kita mendorong kinerja pemimpin Kota Bukittinggi pilihan masyarakat itu. Hal tersebut dimaksudkan agar pembangunan semakin maju dan berkembang bisa diwujudkan,” kata Syahril kepada Scientia di Bukittinggi, Minggu (6/6) malam.
Ia sempat menanggapi rumor anggota DPRD Bukittinggi dengan wali kota. Misalnya, kata dia, baru-baru ini saat digelarnya rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang tidak dihadiri wali kota, lalu dianggap melecehkan legislatif, pertanyaan anggota dewan yang dijawab singkat walikota, mundurnya kepala SKPD dan terbaru soal mobil dinas ketua DPRD sebanyak 2 unit yang diganti wali kota.
“Seharusnya rumor tersebut tidak harus diributkan, apalagi kalau sempat viral di media sosial. Wali kota tidak hadir saat paripurna LKPJ, tidak melanggar aturan dan malah waktu itu diwakli oleh wakilnya,” ujar Syahril menanggapi.
Ia melanjutkan, pertanyaan salah seorang anggota dewan ditanggapi singkat oleh wali kota sudah benar, sebab wali kota mengetahui bahwa setiap pertanyaan berisi suatu masalah yang diajukan dewan harusnya melalui usulan fraksi. Begitu juga soal mobil dinas ketua dewan yang ditarik atau diganti, itu juga sudah berdasarkan aturan yang jelas yakni Perwako Nomor 4 Tahun 2005 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Kota Bukittinggi bagian IV huruf b.
“Terkait mundurnya kepala SKPD dari jabatannya, juga seharusnya tidak perlu terjadi. Mundurnya kepala dinas itu terkesan tidak membantu program kerja wali kota, tau bisa jadi kepala dinasnya memang tidak mampu melaksanakan tugas,” sebutnya.
Menurut pria berlatar belakang pendidikan hukum pidana ini, ke depan hal-hal demikian hendaknya tidak ada lagi. Guna kelanjutan pembangunan Kota Bukittinggi dan sesuai visi-misi wali kota seperti pembangunan di bidang pariwisata, ekonomi serta pendidikan, semua pihak hendaknya saling bersinergi membantu.
“Wali kota Erman dan wakilnya Marfendi baru saja dilantik beberapa bulan ini. Otomatis untuk mewujudkan visi -misinya butuh waktu, masukan dan dorongan positif dari berbagai pihak. Apalagi, saat ini Erman masih melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) wali kota sebelumnya,” tutup Syahril.(aef)

Tinggalkan Balasan