
“Politeknik Pelayaran Sumbar berdiri di Tiram Kabupaten Padang Pariaman tentunya harus memberikan dampak terhadap peningkatan pendidikan putra daerah Padang Pariaman. Kita jangan jadi penonton di rumah sendiri. Harapannya minimal 10 orang kuota dari 60 kuota penerimaan setiap tahunnya untuk putera Padang Pariaman,” ungkap Suhatri Bur, Kamis (10/6).
Ia melanjutkan, selama ini Padang Pariaman hanya diberikan kuota pelatihan Diklat singkat saja untuk nelayan. Selanjutnya menerima sertifikat Ankapin/ Atkapin untuk mualim kapal nelayan.
Direktur Poltekpel merespon permintaan bupati dengan membuat MoU terkait ini yang akan ditandatangani dalam waktu dekat.(*)

Tinggalkan Balasan