
Padang, Scientia – Gubernur bersama Disdik Sumbar telah meluncurkan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK Tahun 2021, Senin pagi (21/6/2021).
Alokasi yang diberikan untuk zonasi tersebut menjadi yang terbesar, yaitu 50 persen. Lalu diikuti alokasi dari jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi meminta Kepala Cabang Dinas Pendidikan pada delapan daerah di Sumbar mampu memberikan penjelasan dengan baik pada masyarakat, tentang sistem pendaftaran tersebut semua bisa memahami.
“Pelayanan di posko pengaduan juga harus mengedepankan ciri pelayan publik yang ramah dan sopan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan, untuk verifikasi data calon peserta didik, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dukcapil dan juga sudah dikoordinasikan dengan kabupaten dan kota.
“Kita juga meminta pendampingan dari Ombudsman untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat dan calon peserta didik,” katanya.
Panitia PPDB di Sumbar kali ini tergabung dari empat OPD masing-masing Disdik, Diskominfotik, Disdukcapil, dan Dinas Sosial.
“Bagi daerah yang tidak bisa PPDB online, kita persilahkan PPDB offline dengan mengikuti mekanisme tersendiri. PPDB offline dilakukan di Mentawai, Mappattunggul Selatan dan daerah yg belum tercapai akses internet,” pungkas Adib. (rel)

Tinggalkan Balasan