
Tanahdatar, Scientia — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) menilai keunggulan dalam kualitas proses pendidikan, akan menjadi “magnet” bagi sekolah swasta untuk bisa berdaya bersaing dengan sekolah negeri dalam menarik siswa.
“Kunci pendidikan adalah keunggulan yang berkualitas. Apapun dan sejauh apapun lokasi sekolah, asal memiliki keunggulan dan berkualitas maka akan dicari orang,” ungkap Mahyeldi Ansharullah saat meresmikan Pembangunan Komplek Perguruan SMP IT Qurrata A’Yun di Jorong Bulakan, Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar, Jumat(25/6/2021).
Gubernur mengatakan, sekolah swasta memiliki ruang yang sangat luas untuk bisa menghasilkan mutu dan keunggulan yang lebih baik daripada sekolah negeri karena dapat menentukan target pendidikan bersama dengan orangtua murid.
“Pemerintah provinsi Sumbar mengapresiasi perguruan SMPIT Qurrata A’Yun Batusangkar telah ikut memajukan dunia pendidik di Sumbar,” ujar Mahyeldi.
Dia juga mengungkapkan, untuk pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat pemerintah sudah memberikan pendidikan gratis pada sekolah negeri, itu sebagai wujud tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Tanahdatar, Riswandi mengatakan, kedatangan gubernur dalam peresmian tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian orang nomor satu di Sumbar itu terhadap bidang pendidikan dan masa depan generasi muda ke depan.
Perwakilan yayasan ustad Arif Zunzulmaizal mengucapkan terima kasih pada Gubernur karena telah meluangkan waktu menghadiri peresmian komplek perguruan SMPIT Qurrata A’Yun Batusangkar.
Menurutnya pembangunan tersebut mendapatkan dukungan dari seluruh jajaran pemerintah hingga masyarakat.
Ia menjelaskan yayasan tersebut didirikan oleh Dr. Nasrullah pada 1991 dan hingga saat ini telah berkembang dari unit Paud, SD, dan SMP dengan total murid 1192 orang.
Saat ini sedang dibangun SMP IT dan asrama dengan daya tampung 600-700 siswa.
“Harapan kami dengan dukungan pemerintah dan stakeholder, kita yakin pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik. Direncanakan mulai Januari akan mulai digunakan untuk pendidikan dan asrama putra,” katanya.
Yayasan Qutoota Ayun menargetkan pada tahun 2023 juga akan membangun MA untuk menampung anak-anak didik di tingkat SLTA. (rel)

Tinggalkan Balasan