
Jakarta, Scientia – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) menyerahkan Surat Keputusan (SK) izin pendirian Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Penyerahan SK tersebut dilaksanakan di Kantor Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta, Selasa (29/6).
Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI, Prof. Ravik Karsidi yang hadir dalam proses penyerahan SK tersebut mengatakan, izin pendirian dan operasional UICI sudah diterima
dan akan segera melakukan penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.
Ia menambahkan, setelah menerima SK izin pendirian perguruan tinggi, UICI akan menggelar soft launching pada awal Juli dan segera menggelar penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.
Acara launching tersebut akan digelar untuk memperkenalkan jajaran rektorat, website dan media sosial resmi dan penerimaan mahasiswa baru. Sementara itu, Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaludin menyampaikan, persiapan penerimaan mahasiswa baru saat ini dalam tahap finalisasi untuk segera diumumkan ke publik.
” Di tahun pertama ini, UICI akan membuka 4 Prodi, yaitu Bisnis Digital, Komunikasi Digital, Informatika, dan Sains Data. Pembukaan keempat Prodi ini sudah sesuai dengan kebutuhan zaman,” kata Prof Laode, yang baru saja dilantik sebagai Rektor UICI pada 17 Juni lalu.
Pendirian UICI sendiri telah mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo. Dalam acara Rakornas KAHMI pada 15 Januari 2021, Presiden Jokowi mengatakan berdirinya UICI akan memperkaya inovasi pendidikan tinggi di Indonesia. Ke depan, diharapkan mampu memenangkan kompetisi global yang semakin ketat dan sengit.(Rls/Saufi)

Tinggalkan Balasan