PMI Siapkan Layanan Kemanusiaan Prima di Masa Pandemi

PMI Siapkan Layanan Kemanusiaan Prima di Masa Pandemi

PMI Siapkan Layanan Kemanusiaan Prima di Masa Pandemi
Relawan PMI saat mengikuti pelatihan MTDB.

Payakumbuh, Scientia – Palang Merah Indonesia (PMI) Sumbar tingkatkan kapasitas relawan untuk tanggap darurat bencana di masa pandemi melalui pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB). Ini merupakan kelanjutan dari pelatihan MTDB untuk koordinator lapangan yang diikuti oleh Kepala Markas PMI Kabupaten/ Kota se-Sumatra Barat.

90 orang relawan dilatih secara profesional untuk memberikan pelayanan kemanusiaan yang prima dalam tanggap darurat bencana di masa pandemi. Menurut Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan, ada 9 layanan kemanusiaan yang dapat diberikan kepada masyarakat pada masa tanggap darurat bencana. Layanan tersebut ialah pelayanan assessment, posko, logistik, relief distribusi, Water And Sanitation Hygiene (WASH), Pertolongan Pertama Kedaruratan (PPK), Dapur Umum (DU), hunian dan ambulans.

“Untuk memaksimalkan pelaksanaan pelatihan dan mematuhi protokol kesehatan, kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi 2 tahap. Tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juli mendatang. Seluruh peserta juga diwajibkan rapid test antigen sebelum melakukan registrasi untuk mengikuti kegiatan ini,” ucap Hidayat, Kamis (8/7)

Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar mengatakan, di masa pandemi ini masyarakat tidak boleh abai dengan ancaman bencana.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Di sinilah salah satu peran PMI dalam menggerakkan mansyarakat dalam tanggap darurat bencana,” ujar Aristo.

Ia berharap semua relawan yang mengikuti pelatihan MTDB dapat memberikan layanan kemanusiaan yang prima kepada masyarakat Sumbar khususnya di daerah masing-masing.

Respon baik juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Ia mendukung penuh kegiatan ini, karena selama Covid-19 menyebar di daerah Sumbar, PMI tidak henti memberikan pelayanan tanggap darurat bencana non alam tersebut. Menurut Supardi, selama pandemi, PMI menjadi prioritas masyarakat. Penyemprotan desinfektan, layanan kesehatan, ambulans hingga proses pemakaman jenazah yang terpapar covid-19, PMI-lah yang dicari lebih awal oleh masyarakat.

“Ini bukti PMI selalu tanggap dalam segala situasi untuk menolong keselamatan hidup manusia,” ungkap Supardi saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan tersebut.(clo)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *