
Padang Pariaman, Scientia – Kunjungi SMAN 1 2×11 Enam Lingkung, Gubernur Sumbar, Mahyeldi minta guru-guru memahami dan menyiapkan siswanya untuk masa depan. Karena menurutnya, pendekatan untuk peningkatan kualitas siswa SMA/ SMK dan pesantren berbeda berdasarkan tujuan pendidikan masing-masing sekolah.
“SMA tujuannya adalah ke perguruan tinggi berbeda dengan SMK yang orientasinya adalah dunia kerja, demikian juga dengan pesantren yang memiliki kelebihan di ilmu keagamaan. Jadi pendekatan untuk masing-masing sekolah ini harus dibedakan,” kata gubernur di Padang Pariaman, Rabu (28/7).
Ia menambahkan, pihak sekolah harus benar-benar menyiapkan siswa SMA yang tujuannya adalah perguruan tinggi, sesuai kapasitas dan kualitasnya untuk bisa menembus perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun di luar negeri.
Sementara, untuk siswa SMK harus benar-benar disiapkan skill-nya yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga saat lulus bisa terserap 100 persen.
“Sekolah harus disiapkan dengan teknologi terbaru untuk fasilitas praktek. Fasilitas praktek tidak boleh tidak ada atau hanya seadanya, karena lulusan SMK harus lulusan yang memiliki skill,” kata Mahyeldi.
Sedangkan untuk pesantren bisa diarahkan untuk menyambung kuliah di luar negeri seperti Timur Tengah atau di Perguruan Tinggi di Indonesia. Jika dibutuhkan, Dinas Pendidikan harus memfasilitasi agar diberikan ujian paket A sehingga bisa melanjutkan pendidikan.
Siswa pesantren yang memenuhi syarat juga bisa dipersiapkan untuk menjadi anggota TNI atau Polri sesuai minat dan bakat.
“Kepemimpinan masa depan tidak bisa datang begitu saja, tetapi benar-benar harus dipersiapkan. Momentumnya adalah saat ini ketika generasi muda itu masih di tingkat SMP atau SMA,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan, secara administrasi SMA/ SMK memang berada di bawah kewenangan provinsi, namun sekolah berdiri di kabupaten atau kota dan siswanya adalah masyarakat setempat. Karena itu, kepala sekolah tetap harus berkoordinasi dengan bupati atau wali kota untuk menyukseskan tujuan pendidikan di sekolah masing-masing.
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mendukung penuh upaya Pemprov Sumbar untuk meningkatkan kualitas lulusan SMA/ SMK dan pesantren di daerahnya. Karena menurutnya, anak-anak itulah nanti yang akan menjadi pondasi untuk kemajuan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan