Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Layak Anak
Wako Bukittinggi ikuti penerimaan penghargaan Kota Layak Anak secara Virtual di BCC Kota Bukittinggi.

Bukittinggi, Scientia – Kota Bukittinggi berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori madya. Hal tersebut disampaikan pemerintah pusat melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) secara virtual di ruang BCC Balaikota Bukittinggi, Kamis (29/7).

Penghargaan itu diberikan berdasarkan peniliaian pemerintah pusat di mana Kota Bukittinggi, memenuhi 75 hingga 80 persen dari 24 indikator yang ditentukan Kemen PPPA.

5 klaster dari 24 indikator tesebut adalah Pemko Bukittinggi telah menerbitkan hak anak tentang Kartu Identitas Anak (KIA), hak pendidikan anak wajib belajar 12 tahun sejak pra sekolah hingga pendidikan tingkat atas.

“Kemudian, hak pelayanan kesehatan anak dimana maksudnya Pemko Bukittinggi menjaga pelayanan dasar tentang kesehatan anak,” jelas Wali Kota Bukittinggi usai menerima penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya itu.

Selain 3 klaster di atas, lanjut Wako, Pemko Bukittinggi memberikan perhatian terhadap pelayanan anak yang berkebutuhan khusus. Sedangkan yang terakhir, tidak ditemukan di Bukittinggi anak dari mantan teroris atau orang tuanya masuk kategori pernah terlibat tindak pidana hukum maupun tindak pidana teroris.

Wako Erman bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat tersebut. Bahkan Pemko Bukittinggi, kata Wako, berkomitmen dan terus memberikan perhatian dan pelayanan maksimal terhadap anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Kita berkomitmen mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak ini. Pelayanan maksimal terhadap anak di Bukittinggi pun akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Hadir di acara menerima Penghargaan Kota Layak Anak itu Ketua TP PKK Bukittinggi, Fiona Erman Safar, Wakil Wali Kota Marfendi, Asisten II Supadria, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bukittinggi, Tati Yasmarni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syafnir dan sejumlah ASN Pemko Bukittinggi. (aef)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *