Buya Mahyeldi: Perhatikan Ilmu dan Iman Generasi Penerus

Buya Mahyeldi: Perhatikan Ilmu dan Iman Generasi Penerus

Buya Mahyeldi: Perhatikan Ilmu dan Iman Generasi Penerus
Buya Mahyeldi ceramah di Masjid Raya Maninjau, Jumat (30/7).

Padang, Scientia – Gubernur Sumatra Barat sekaligus buya, Mahyeldi Ansharullah mengatakan jangan sampai kita meninggalkan generasi penerus yang lemah akidah, ibadah, ilmu dan ekonominya.

Ada 4 yang diperhatikan yaitu, pertama, jangan sampai meninggalkan anak yang lemah akidahnya atau imannya. Akidah merupakan sumber kekuatan, kenyamanan dan kebahagiaan dalam hidup. Menurutnya, orang yang lemah akidahnya mudah sekali terkena virus syirik dan munafik. Hidupnya mudah terombang-ambing, tidak teguh pendirian dan bisa gampang menggadaikan iman.

“Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan pembinaan generasi penerus. Salah satunya ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al Quran, Surat An-Nisa ayat 9, ‘Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar,” sebutnya saat memberikan ceramah di Masjid Raya Maninjau, Jumat (30/7).

Ia menambahkan, dilihat dari data yang menyatakan dalam waktu dekat ini, tahun 2021-2024 Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan Bonus Demografi.

“Jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa Indonesia yang mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa,” terangnya.

Ia melanjutkan, Bonus demografi menjadi peluang yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

“Kalau memang kita ingin anak kita berhasil dunia dan akhirat, maka kita harus memperhatikan ilmu dan keimanannya berdasarkan Al Quran,” ujarnya.(*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *