Dinas Perikanan Edukasi Program Gemarikan

Dinas Perikanan Sosialisasikan Program Gemarikan

Dinas Perikanan Edukasi Program Gemarikan
Dinas Perikanan Sosialisasikan Program Gemarikan bersama Bunda PAUD Padang Pariaman, Kamis (26/8).

Padang Pariaman, Scientia – Dinas Perikanan Padang Pariaman berkolaborasi dengan Bunda PAUD, Yusrita Suhatri Bur, gelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program itu sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan daerah untuk mengurangi stunting. Dinas Perikanan mengedukasi pembuatan paket olahan ikan skala rumah tangga.

Kepala Dinas Perikanan Padang Pariaman, Zainil mengatakan, sasaran program yaitu 60 orang siswa TK IT Amanah Ummi sebagai target penanganan stunting pada balita dan masyarakat rawan gizi lainnya.

Bunda PAUD Padang Pariaman Yusrita Suhatri Bur sebagai motivator dalam acara tersebut mengungkapkan, ikan menjadi salah satu sumber asupan pangan kaya protein dan Omega 3. Untuk itu, konsumsi ikan sangat relevan untuk mendukung program prioritas penanganan stunting.

“Gemarikan di daerah menjadi langkah pemerintah untuk mengedukasi sekaligus meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) daerah,” tuturnya, Kamis (26/8).

Ia menambahkan, dalam Rencana Strategisnya, Dinas Perikanan telah menetapkan target konsumsi ikan masyarakat Padang Pariaman pada tahun 2021 mencapai 35,25 kilogram/ kapita.

Sekretaris Dinas Perikanan, Anton Wira Tanjung mengatakan, menurut data KKP, Kabupaten Padang Pariaman termasuk kabupaten dengan angka prevalensi stunting yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan 5 kabupaten/ kota menjadi lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi pada tahun 2021 yaitu Kabupaten Solok, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam dan Padang.

Di samping itu, Kepala Bidang Bina Usaha Kelembagaan dan Pengolahan Ikan, Eva Fatimah menyebutkan, program Gemarikan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta didik melainkan juga membantu orang tua siswa untuk membuat variasi makanan berbahan ikan untuk meningkatkan minat makan ikan.

“Program ini juga membantu membuka peluang dan pengembangan UMKM di Padang Pariaman,” kata Eva.(*)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *